
Edukasi Matematika
Cara Menghitung Perbandingan: Senilai & Berbalik Nilai

Dewi Lestari
Spesialis Matematika

Perbandingan (rasio) adalah cara membandingkan dua nilai sejenis, ditulis a:b. Untuk menyederhanakan, bagi keduanya dengan FPB. Ada dua jenis: senilai (a/b = c/d) ketika kedua nilai naik bersama, dan berbalik nilai (a × b = c × d) ketika satu naik dan lain turun. Contoh: 12:8 disederhanakan jadi 3:2 dengan membagi 4.
Definisi Perbandingan dan Konteksnya
Perbandingan (atau rasio) adalah cara membandingkan dua nilai atau lebih yang sejenis. Ditulis sebagai
Misalnya, jika ada 12 apel dan 8 jeruk, perbandingannya adalah 12 : 8 yang disederhanakan menjadi 3 : 2. Konsep ini berkaitan erat dengan cara menghitung persen yang menggunakan perbandingan bagian terhadap 100.
Rumus dan Jenis Perbandingan
Ada dua jenis perbandingan utama:
Perbandingan Senilai
Jika satu nilai bertambah, nilai lain juga bertambah secara proporsional.
Arti simbol:
- a, b = nilai awal (diketahui)
- c = nilai baru (diketahui)
- d = nilai yang dicari
- Perkalian silang: a × d = b × c
Perbandingan Berbalik Nilai
Jika satu nilai bertambah, nilai lain berkurang secara proporsional.
Arti simbol:
- a, b = pasangan nilai pertama
- c, d = pasangan nilai kedua
- Hasil kali selalu konstan: a × b = c × d
💡 Tips: Ciri perbandingan senilai: semakin banyak → semakin besar. Ciri berbalik nilai: semakin banyak → semakin kecil. Tanya dulu: "Kalau ini bertambah, yang lain ikut bertambah atau berkurang?"
Cara Menghitung Perbandingan: Contoh Soal
Contoh 1: Menyederhanakan Perbandingan ⭐
Sederhanakan perbandingan 24 : 36!
Langkah 1: Cari FPB dari 24 dan 36 Faktor 24: 1, 2, 3, 4, 12, 24 | Faktor 36: 1, 2, 3, 4, 9, 12, 36 → FPB = 12
Langkah 2: Bagi kedua angka dengan FPB
✅ Jawaban: 24 : 36 = 2 : 3
Contoh 2: Perbandingan Senilai ⭐⭐
Jika 5 kg beras harganya Rp75.000, berapa harga 8 kg beras?
Langkah 1: Lebih banyak beras → harga lebih mahal → perbandingan senilai
Langkah 2: Buat persamaan dan selesaikan dengan perkalian silang
✅ Jawaban: 8 kg beras harganya Rp120.000
Contoh 3: Perbandingan Berbalik Nilai ⭐⭐
Jika 6 pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan dalam 4 hari, berapa hari yang dibutuhkan 8 pekerja?
Langkah 1: Lebih banyak pekerja → lebih sedikit hari → perbandingan berbalik nilai
Langkah 2: Gunakan rumus a × b = c × d
✅ Jawaban: 8 pekerja menyelesaikan pekerjaan dalam 3 hari
Contoh 4: Kesalahan Umum — Salah Menentukan Jenis Perbandingan ⭐
Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan siswa: salah membedakan senilai dan berbalik nilai.
Soal: Jika 3 kran mengisi kolam dalam 12 jam, berapa jam yang dibutuhkan 6 kran?
Cara Salah ❌ (menggunakan rumus senilai):
Siswa lupa bertanya: apakah lebih banyak kran → lebih lama atau lebih cepat?
Cara Benar ✅ (berbalik nilai — lebih banyak kran → lebih cepat):
✅ Jawaban yang benar: 6 kran mengisi kolam dalam 6 jam
💡 Ingat: Selalu tanya dulu — "Kalau nilai pertama naik, nilai kedua naik atau turun?" Naik → senilai. Turun → berbalik nilai.
Tabel Perbandingan dalam Kehidupan Sehari-hari
| Situasi | Jenis | Contoh |
|---|---|---|
| Resep masakan | Senilai | 2 cup tepung : 1 cup gula → 4 cup tepung : 2 cup gula |
| Skala peta | Senilai | Skala 1:50.000 (1 cm = 500 m) |
| Kecepatan dan waktu | Berbalik nilai | 2× lebih cepat → ½ waktu tempuh |
| Pekerja dan waktu | Berbalik nilai | 2× lebih banyak pekerja → ½ hari selesai |
| Harga dan jumlah | Senilai | 3 kg = Rp30.000 → 6 kg = Rp60.000 |
| Kran dan waktu isi | Berbalik nilai | 4 kran → 6 jam; 8 kran → 3 jam |
Perbandingan Senilai vs Berbalik Nilai: Cara Cepat Membedakan
Sebelum mengerjakan soal cerita, selalu lakukan langkah ini:
- Identifikasi dua besaran yang dibandingkan (misalnya: jumlah pekerja dan waktu)
- Bayangkan jika nilai pertama bertambah — apa yang terjadi pada nilai kedua?
- Nilai kedua ikut bertambah → Senilai → gunakan
- Nilai kedua berkurang → Berbalik nilai → gunakan
- Nilai kedua ikut bertambah → Senilai → gunakan
- Selesaikan dengan persamaan yang sesuai
Konsep ini juga berkaitan dengan cara menghitung KPK dan FPB yang sering digunakan untuk menyederhanakan perbandingan.
Soal Latihan Cara Menghitung Perbandingan
⭐ Soal 1 (Mudah): Perbandingan umur Andi dan Budi adalah 3 : 5. Jika umur Andi 18 tahun, berapa umur Budi?
⭐ Soal 2 (Mudah): Sederhanakan perbandingan 45 : 75 ke bentuk paling sederhana.
⭐⭐ Soal 3 (Sedang): Sebuah mobil menempuh 120 km dalam 2 jam. Berapa km yang ditempuh dalam 5 jam dengan kecepatan tetap?
⭐⭐⭐ Soal 4 (Tantangan): Jika 4 kran dapat mengisi kolam dalam 6 jam, berapa jam yang dibutuhkan 3 kran?
Kunci Jawaban:
- Perbandingan senilai: Umur Budi = (5/3) × 18 = 30 tahun. Andi : Budi = 18 : 30 = 3 : 5 ✓
- FPB(45,75) = 15 → 45÷15 : 75÷15 = 3 : 5. Tidak ada faktor persekutuan lain selain 1.
- Senilai (lebih lama → lebih jauh): (120 ÷ 2) × 5 = 60 × 5 = 300 km.
- Berbalik nilai (lebih sedikit kran → lebih lama): 4 × 6 = 3 × x → x = 24 ÷ 3 = 8 jam.
Rangkuman
- Perbandingan
membandingkan dua nilai sejenis; sederhanakan dengan membagi keduanya dengan FPB. - Perbandingan senilai (
): satu nilai naik, nilai lain ikut naik. Gunakan perkalian silang. - Perbandingan berbalik nilai (
): satu nilai naik, nilai lain turun. Hasil kali konstan. - Kesalahan paling umum: salah menentukan jenis perbandingan — selalu tanya dulu arah perubahannya sebelum memilih rumus.
- Perbandingan digunakan dalam skala peta, resep masakan, kecepatan, dan banyak konteks sehari-hari lainnya.
Ingin menguasai perbandingan dan topik matematika lainnya bersama mentor berpengalaman? Algonova telah membantu lebih dari 1.000.000 siswa di 90+ negara belajar matematika dengan pendekatan personal — kelas maksimal 8 siswa, kurikulum disesuaikan tingkat anak. Coba masterclass gratis di Algonova dan temukan cara belajar matematika paling cocok untuk anak Anda.
Pelajari lebih lanjut tentang cara menghitung persen — konsep yang erat kaitannya dengan perbandingan. Dan temukan strategi belajar yang efektif di 5 Pendekatan Terbaik Belajar Matematika.

