
Edukasi Matematika
Cara Menghitung Diskon: Rumus, Contoh Soal & Diskon Ganda

Maya Putri
Spesialis Pendidikan Anak Usia Dini

Untuk menghitung diskon, gunakan rumus Nominal Diskon = (Persen Diskon ÷ 100) × Harga Awal, lalu Harga Setelah Diskon = Harga Awal − Nominal Diskon. Contoh: baju seharga Rp200.000 dengan diskon 25% → nominal diskon = (25 ÷ 100) × 200.000 = Rp50.000, sehingga harga akhir = 200.000 − 50.000 = Rp150.000.
Apa Itu Diskon?
Diskon adalah potongan harga dari harga awal suatu barang, biasanya dinyatakan dalam persen (%). Diskon sering kita temui saat belanja di mall, marketplace, atau saat promo seperti Harbolnas. Memahami cara menghitung diskon membantu kamu tahu berapa rupiah yang benar-benar dihemat dan berapa yang harus dibayar.
Diskon pada dasarnya adalah penerapan cara menghitung persen pada harga barang.
Rumus Cara Menghitung Diskon
Ada dua langkah utama:
Atau dengan cara cepat satu langkah:
Contoh cepat: diskon 25% berarti kamu membayar 75% dari harga → 200.000 × 0,75 = Rp150.000.
Contoh Soal Cara Menghitung Diskon
Contoh 1: Diskon Tunggal ⭐
Sepatu seharga Rp350.000 mendapat diskon 40%. Berapa harga setelah diskon?
- Nominal diskon = (40 ÷ 100) × 350.000 = Rp140.000
- Harga akhir = 350.000 − 140.000 = Rp210.000
Contoh 2: Mencari Persen Diskon ⭐⭐
Harga awal tas Rp250.000, kini dijual Rp200.000. Berapa persen diskonnya?
- Nominal diskon = 250.000 − 200.000 = Rp50.000
- Persen diskon = (50.000 ÷ 250.000) × 100% = 20%
Contoh 3: Diskon Ganda / Bertingkat ⭐⭐⭐
Jaket Rp400.000 diberi diskon "50% + 20%". Hati-hati — ini TIDAK sama dengan diskon 70%!
- Setelah diskon 50%: 400.000 × 0,5 = Rp200.000
- Setelah diskon 20% berikutnya: 200.000 × 0,8 = Rp160.000
- Total hemat = 400.000 − 160.000 = Rp240.000 (setara 60%, bukan 70%)
💡 Ingat: Diskon bertingkat dihitung berurutan, bukan dijumlahkan. 50% + 20% = 60%, bukan 70%.
Tabel Diskon Cepat
Gunakan tabel ini untuk menghitung harga akhir dengan cepat tanpa kalkulator:
| Diskon | Kamu Bayar | Contoh (dari Rp100.000) |
|---|---|---|
| 10% | 90% | Rp90.000 |
| 20% | 80% | Rp80.000 |
| 25% | 75% | Rp75.000 |
| 30% | 70% | Rp70.000 |
| 50% | 50% | Rp50.000 |
| 70% | 30% | Rp30.000 |
💡 Tips cepat: Untuk diskon 50%, cukup bagi 2. Untuk diskon 10%, geser koma satu tempat ke kiri (10% dari 100.000 = 10.000).
Diskon dengan PPN
Kadang setelah diskon masih ada PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Urutannya: hitung harga setelah diskon dulu, baru tambahkan PPN.
Contoh: barang Rp100.000 diskon 20% → Rp80.000, lalu PPN 11% → 80.000 × 1,11 = Rp88.800.
Soal Latihan Cara Menghitung Diskon
⭐ Soal 1 (Mudah): Buku seharga Rp60.000 diskon 15%. Berapa harga setelah diskon?
⭐⭐ Soal 2 (Sedang): Harga awal sepatu Rp400.000, kini Rp320.000. Berapa persen diskonnya?
⭐⭐⭐ Soal 3 (Tantangan): Tas Rp500.000 diskon "40% + 10%". Berapa harga akhirnya, dan setara berapa persen diskon total?
Kunci Jawaban:
- Diskon = (15 ÷ 100) × 60.000 = 9.000 → harga akhir = 60.000 − 9.000 = Rp51.000.
- Diskon = 400.000 − 320.000 = 80.000 → (80.000 ÷ 400.000) × 100% = 20%.
- Setelah 40%: 500.000 × 0,6 = 300.000. Setelah 10%: 300.000 × 0,9 = Rp270.000. Total hemat 230.000 = setara 46% (bukan 50%).
Rangkuman
- Diskon adalah potongan harga, dihitung dengan (Persen ÷ 100) × Harga Awal.
- Harga akhir = Harga Awal − Nominal Diskon, atau Harga Awal × (100 − persen)/100.
- Diskon bertingkat dihitung berurutan — 50% + 20% = 60%, bukan 70%.
- Jika ada PPN, hitung diskon dulu, baru tambahkan pajak.
Ingin anak menguasai persen, diskon, dan topik matematika lain bersama mentor? Coba Master Class gratis di Algonova — satu sesi 60 menit untuk asesmen level, tanpa biaya.

