Edukasi Matematika

8 menit baca

Cara Menghitung Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran

Diterbitkan: 21.05.2026·Diperbarui: 21.05.2026
Dewi Lestari

Dewi Lestari

Spesialis Matematika

Cara Menghitung Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran

Siapa nih, yang begitu melihat pecahan, langsung merasa pusing? Apalagi jika bentuknya campuran. Eits, tenang saja! Pecahan itu nggak semenyeramkan yang kamu bayangkan, kok! Asalkan tahu tips dan triknya. Seringnya, orang-orang merasa takut duluan saat berhadapan dengan matematika. Padahal, yang dibutuhkan hanya pemahaman. Jika dasar-dasar sudah benar-benar kamu pahami, maka tidak akan ada masalah dalam mengerjakan soal-soal matematika, hanya perlu banyak latihan soal saja!

Pecahan, atau memecah, sama artinya dengan membagi. Misalkan kamu menggoreng satu telur dadar besar dan ingin membaginya dengan keempat adikmu sama banyaknya. Jumlah telur dadar, 1, dibagi dengan jumlah orang yang akan memakannya, yaitu 4. Maka kita dapatkan .

Nah, sebelum masuk ke cara menghitungnya, kamu harus tahu dulu kalau ada dua jenis pecahan; biasa dan campuran. Apa saja perbedaannya? Yuk, kita simak!

Mengenal Pecahan Biasa

Bilangan yang ditulis dengan menggunakan pemisah dalam bentuk garis bagi ( __ ) atau garis miring ( / ) disebut dengan pecahan. Bilangan yang terletak di atas garis disebut sebagai pembilang, sedangkan bilangan di bawah garis merupakan penyebut.

Nah, bentuk pecahan seperti yang sering kamu lihat, yang hanya terdiri dari pembilang dan penyebut, merupakan pecahan biasa. Contohnya adalah , di mana 3 merupakan pembilang dan 7 penyebut. Begitu juga dengan , , dan . Sambil melatih pemahamanmu, coba tulis di kertasmu mana pembilang dan mana penyebutnya!

Mengenal Bilangan Pecahan Campuran

Apakah kamu pernah melihat bilangan yang memiliki bentuk seperti ini: , , atau ? Itu merupakan contoh pecahan campuran. Disebut campuran, karena bilangan ini terdiri dari bilangan bulat dan pecahan biasa.

Kamu bisa mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa! Perubahan bentuk ini diperlukan saat berhitung karena menghitung dalam bentuk pecahan biasa lebih mudah. Caranya: kalikan penyebut dengan bilangan bulat, lalu tambahkan pembilang. Pada contoh , penyebutnya adalah 3, bilangan bulatnya 5, pembilangnya 2.

Angka 17 menjadi pembilang baru, penyebutnya tetap sama. Jadi, bentuk pecahan biasa dari adalah .

Jangan khawatir dulu — pecahan itu ternyata tidak sesulit yang dibayangkan!

Guru yang baik tahu cara membuat pecahan mudah dipahami!

Belajar bersama orang tua membuat matematika jadi lebih menyenangkan!