Header_blog

Edukasi Matematika

7 min read

Bilangan Berpangkat: Sifat-Sifat, Rumus, dan Contoh Soal

Dipublikasikan: 12.08.2026·Diperbarui: 12.08.2026
Dewi Lestari

Dewi Lestari

Spesialis Matematika

Bilangan Berpangkat: Sifat-Sifat, Rumus, dan Contoh Soal

Bilangan berpangkat adalah bentuk singkat dari perkalian berulang suatu bilangan dengan dirinya sendiri. Ditulis aⁿ, dengan a sebagai bilangan pokok (basis) dan n sebagai pangkat (eksponen). Contohnya 2⁵ = 2 × 2 × 2 × 2 × 2 = 32. Materi ini diajarkan di kelas 9 SMP dan diperdalam di kelas 10 SMA.

Delapan Sifat Bilangan Berpangkat

NoSifatRumusContoh
1Perkalian pangkat sama basisaᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ2³ × 2⁴ = 2⁷ = 128
2Pembagian pangkat sama basisaᵐ : aⁿ = aᵐ⁻ⁿ2⁵ : 2² = 2³ = 8
3Pangkat dari pangkat(aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ(2³)² = 2⁶ = 64
4Pangkat dari perkalian(a × b)ⁿ = aⁿ × bⁿ(2×3)² = 4 × 9 = 36
5Pangkat dari pembagian(a : b)ⁿ = aⁿ : bⁿ(6:2)² = 36 : 4 = 9
6Pangkat nola⁰ = 17⁰ = 1
7Pangkat negatifa⁻ⁿ = 1 : aⁿ2⁻³ = 1/8
8Pangkat pecahana^(m/n) = ⁿ√(aᵐ)8^(1/3) = ³√8 = 2

Kenapa a⁰ = 1

Ini pertanyaan yang paling sering ditanyakan anak, dan jawaban "pokoknya begitu" adalah alasan mereka lupa besok.

Perhatikan pola pembagian: 2⁵ : 2³ = 2². Sekarang ambil 2³ : 2³. Menurut sifat kedua hasilnya 2⁰. Tapi bilangan apa pun dibagi dirinya sendiri hasilnya 1. Jadi 2⁰ pasti sama dengan 1.

Cara lain: turunkan pangkatnya satu per satu, tiap kali dibagi 2 → 2³ = 8, 2² = 4, 2¹ = 2, maka 2⁰ = 1. Polanya konsisten.

Kenapa Pangkat Negatif Berarti Pecahan

Lanjutkan pola yang sama ke bawah: 2⁰ = 1, lalu 2⁻¹ = 1/2, 2⁻² = 1/4. Pangkat negatif bukan berarti hasilnya negatif — ini salah paham nomor satu di seluruh bab. 2⁻³ = 1/8, bukan −8.

Notasi Ilmiah

Bilangan berpangkat dipakai untuk menulis angka sangat besar atau sangat kecil secara ringkas:

  • 5.700.000 = 5,7 × 10⁶
  • 0,00042 = 4,2 × 10⁻⁴

Aturannya: bilangan pertama harus antara 1 dan 10. Bentuk ini dipakai di sains, dan juga di komputer — kapasitas penyimpanan bekerja dalam pangkat dua, sehingga 1 KB sebenarnya 2¹⁰ = 1.024 byte, bukan 1.000.

Contoh Soal

Sederhanakan: (3² × 3⁴) : 3³

  • Pembilang: 3²⁺⁴ = 3⁶
  • Bagi: 3⁶⁻³ = 3³ = 27

Hitung: (2⁻²)⁻³

  • Pangkat dikali: 2^((−2)×(−3)) = 2⁶ = 64

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

1. Mengira pangkat negatif menghasilkan bilangan negatif. 2⁻³ adalah 1/8, bukan −8. Penyebab nomor satu, dan biasanya bertahan sampai SMA kalau tidak diluruskan.

2. Menjumlahkan basis, bukan pangkat. Menulis 2³ × 2⁴ = 4⁷. Basisnya tetap 2, yang dijumlahkan hanya pangkatnya.

3. Menerapkan sifat pada basis yang berbeda. 2³ × 3² tidak bisa disederhanakan menjadi satu pangkat. Sifat 1 dan 2 hanya berlaku kalau basisnya sama.

4. Salah menempatkan tanda minus. −2⁴ = −16, tetapi (−2)⁴ = 16. Tanda kurung mengubah seluruh jawabannya, dan ini soal jebakan favorit di ulangan.

5. Mengira a⁰ = 0. Jawabannya 1, dan alasannya bisa diturunkan sendiri seperti di atas — tidak perlu dihafal.