Cara Mengajar Perkalian pada Anak: 5 Metode yang Terbukti Berhasil

Belajar Matematika

Nadia Rahmawati
Tim Kurikulum Matematika Algonova

Diperbarui: November 2026
Soal TKA SD matematika 2027 paling berguna kalau dikerjakan per materi: bilangan, geometri dan pengukuran, lalu data. Artikel ini memuat 30 soal latihan untuk murid kelas 6 SD, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan langkah demi langkah. Soal memakai tiga bentuk yang dikenal di TKA SD: pilihan ganda biasa, pilihan ganda kompleks, dan pernyataan benar-salah. Setiap jawaban sudah dihitung ulang satu per satu.
TKA SD matematika memakai tiga bentuk soal dan tiga kelompok materi, dan 30 soal di bawah memakai semuanya.
Menurut penjelasan Kemendikdasmen lewat BSKAP yang dimuat Kompas TV pada 19 Januari 2026, TKA SD/MI memakai tiga bentuk soal.
| Bentuk soal | Cara menjawab | Contoh di artikel ini | | Pilihan ganda biasa | Pilih satu jawaban paling tepat | Soal 1-12, 15-24, 26-29 | | Pilihan ganda kompleks (pilih semua yang benar) | Bisa lebih dari satu jawaban benar | Soal 13 dan 30 | | Pilihan ganda kompleks model kategori | Menilai tiap pernyataan benar atau salah | Soal 14 dan 25 |
Materinya mengikuti kerangka asesmen TKA Matematika SD dari Pusmendik, yaitu bilangan, geometri dan pengukuran, serta data. Soal 1-14 untuk bilangan, soal 15-25 untuk geometri dan pengukuran, dan soal 26-30 untuk data.
Satu catatan jujur: 30 soal ini kami susun sendiri mengikuti kerangka resmi, jadi bukan soal TKA yang asli. Jumlah soal dan durasi tes yang resmi juga tidak kami tuliskan, karena angka di berbagai media berbeda-beda dan kami belum menemukan angka yang pasti di sumber resmi. Cek informasi terbarunya di Pusmendik.
Cara memakai soal-soal ini:

Untuk simulasi berbasis komputer, anak bisa mencoba Ayo Coba TKA dari Pusmendik. Jadwal, mapel, dan rencana persiapan per bulan ada di panduan kami tentang TKA SD 2027.
Bilangan adalah kelompok materi terbesar di TKA SD, dan tujuh soal pertama melatih pecahan, desimal, persen, serta urutan bilangan.
Soal 1. Dina minum 2/3 liter susu pada pagi hari dan 3/4 liter pada sore hari. Berapa liter susu yang ia minum seluruhnya?
A. 5/7; B. 1 1/12; C. 1 5/12; D. 1 1/2
Jawaban: C. Samakan penyebut menjadi 12: 2/3 = 8/12 dan 3/4 = 9/12. Jumlahnya 17/12 = 1 5/12 liter. Pilihan A salah karena anak menjumlahkan pembilang dan penyebut langsung.
Soal 2. Sebuah pita panjangnya 5/6 meter. Pita itu dipotong 1/4 meter untuk hiasan. Berapa meter panjang pita yang tersisa?
A. 4/10 meter; B. 7/12 meter; C. 1/2 meter; D. 11/12 meter
Jawaban: B. 5/6 = 10/12 dan 1/4 = 3/12. Sisanya 10/12 - 3/12 = 7/12 meter.
Soal 3. Ibu membeli 20 kg beras. Sebanyak 3/5 bagian dari beras itu dibagikan kepada tetangga. Berapa kilogram beras yang dibagikan?
A. 8 kg; B. 12 kg; C. 15 kg; D. 17 kg
Jawaban: B. 3/5 dari 20 = (20 : 5) x 3 = 4 x 3 = 12 kg.
Soal 4. Pak Joko punya 2 1/2 kg gula. Gula itu dimasukkan ke dalam kantong yang masing-masing berisi 1/4 kg. Berapa kantong yang diperlukan?
A. 5 kantong; B. 8 kantong; C. 10 kantong; D. 12 kantong
Jawaban: C. 2 1/2 : 1/4 = 5/2 x 4/1 = 20/2 = 10 kantong. Cara lain: 1 kg berisi 4 kantong, jadi 2 1/2 kg berisi 4 + 4 + 2 = 10 kantong.
Soal 5. Pecahan yang senilai dengan 6/9 adalah ?/15. Angka yang tepat untuk mengganti tanda tanya adalah ...
A. 8; B. 9; C. 10; D. 12
Jawaban: C. 6/9 disederhanakan menjadi 2/3. Penyebut 3 dikali 5 menjadi 15, jadi pembilang 2 juga dikali 5 menjadi 10. Jawabannya 10/15.
Soal 6. Urutkan dari yang terkecil: 3/4, 0,7, dan 72%. Urutan yang benar adalah ...
A. 3/4; 0,7; 72%; B. 0,7; 72%; 3/4; C. 72%; 0,7; 3/4; D. 0,7; 3/4; 72%
Jawaban: B. Ubah semuanya ke desimal: 3/4 = 0,75; 0,7 = 0,70; 72% = 0,72. Urutan dari terkecil: 0,70 (0,7), 0,72 (72%), 0,75 (3/4).
Soal 7. Sepasang sepatu berharga Rp150.000. Toko memberi diskon 20%. Berapa rupiah yang harus dibayar?
A. Rp120.000; B. Rp130.000; C. Rp30.000; D. Rp125.000
Jawaban: A. Diskonnya 20% x 150.000 = 30.000. Harga yang dibayar 150.000 - 30.000 = Rp120.000. Pilihan C hanya besar diskonnya, bukan harga akhir.
Tujuh soal berikutnya menguji urutan operasi hitung, KPK, FPB, dan soal cerita yang butuh beberapa langkah.
Soal 8. Hasil dari 48 + 36 : 4 x 3 - 15 adalah ...
A. 45; B. 60; C. 63; D. 75
Jawaban: B. Kerjakan kali dan bagi dari kiri ke kanan dulu: 36 : 4 = 9, lalu 9 x 3 = 27. Setelah itu 48 + 27 - 15 = 60.
Soal 9. Lampu merah menyala setiap 12 detik dan lampu biru setiap 18 detik. Keduanya menyala bersama pada detik ke-0. Setelah berapa detik keduanya menyala bersama lagi?
A. 6 detik; B. 30 detik; C. 36 detik; D. 216 detik
Jawaban: C. Yang dicari adalah KPK dari 12 dan 18. Kelipatan 12: 12, 24, 36. Kelipatan 18: 18, 36. KPK-nya 36 detik.
Soal 10. Ada 54 kelereng merah, 72 kelereng biru, dan 90 kelereng kuning. Semuanya dibagi ke dalam paket dengan isi sama banyak untuk tiap warna. Berapa paket terbanyak yang bisa dibuat?
A. 6 paket; B. 9 paket; C. 12 paket; D. 18 paket
Jawaban: D. Yang dicari adalah FPB dari 54, 72, dan 90. Ketiganya habis dibagi 18 (54 : 18 = 3, 72 : 18 = 4, 90 : 18 = 5), dan tidak ada bilangan yang lebih besar yang cocok. Jadi 18 paket, tiap paket berisi 3 merah, 4 biru, dan 5 kuning.
Soal 11. Pak Budi membeli 15 kotak jeruk. Setiap kotak berisi 24 buah. Sebanyak 40 buah jeruk busuk dan dibuang. Sisanya dijual dalam kantong berisi 5 buah. Berapa kantong yang terjual jika semua habis?
A. 56 kantong; B. 64 kantong; C. 67 kantong; D. 72 kantong
Jawaban: B. Jumlah jeruk 15 x 24 = 360. Setelah dibuang 40 buah, tersisa 360 - 40 = 320. Dibagi 5 per kantong: 320 : 5 = 64 kantong.
Soal 12. Sebanyak 3,5 liter air dituang ke dalam botol-botol kecil yang masing-masing berisi 0,25 liter. Berapa botol yang terisi penuh?
A. 7 botol; B. 12 botol; C. 14 botol; D. 15 botol
Jawaban: C. 3,5 : 0,25 sama dengan 350 : 25 = 14. Cara lain: 1 liter berisi 4 botol, jadi 3,5 liter berisi 14 botol.
Soal 13. Pilih semua bilangan yang merupakan faktor persekutuan dari 24 dan 36: 2, 3, 4, 8, 9, 12.
Jawaban: 2, 3, 4, 12. Faktor 24: 1, 2, 3, 4, 6, 8, 12, 24. Faktor 36: 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18, 36. Yang ada di kedua daftar dan muncul di pilihan: 2, 3, 4, dan 12. Angka 8 hanya faktor 24, angka 9 hanya faktor 36.
Soal 14. Tentukan setiap pernyataan benar atau salah.
Jawaban: (a) Benar, (b) Salah, (c) Benar, (d) Salah. (a) Benar, karena 0,5 = 50/100. (b) Salah, karena 3/8 = 0,375 dan itu lebih kecil dari 0,4. (c) Benar, karena 2/5 dikali 2 menjadi 4/10. (d) Salah, karena 0,1 sama dengan 0,10 dan itu lebih besar dari 0,09.
Soal 13 dan 14 memakai bentuk yang berbeda dari soal biasa. Anak harus memeriksa setiap pilihan atau pernyataan, bukan berhenti di jawaban pertama yang terlihat benar. Untuk latihan KPK dan FPB lebih banyak, buka materi matematika kelas 6 SD, dan untuk soal cerita ada kumpulan soal cerita matematika SD.
Geometri dan pengukuran menguji keliling, luas, volume, satuan, waktu, kecepatan, dan sudut.
Soal 15. Sebuah kebun berbentuk persegi panjang dengan panjang 18 m dan lebar 12 m. Di sekeliling kebun dipasang tiang pagar dengan jarak 3 m antartiang. Berapa tiang yang dibutuhkan?
A. 10 tiang; B. 16 tiang; C. 20 tiang; D. 24 tiang
Jawaban: C. Keliling kebun 2 x (18 + 12) = 60 m. Jumlah tiang 60 : 3 = 20, karena pagar melingkar sehingga jumlah tiang sama dengan jumlah jarak.
Soal 16. Lantai sebuah ruangan berbentuk huruf L. Ruangan itu dibuat dari persegi panjang 12 m x 8 m yang salah satu sudutnya dipotong persegi panjang 5 m x 3 m. Berapa luas lantai ruangan itu?
A. 75 m2; B. 81 m2; C. 96 m2; D. 111 m2
Jawaban: B. Luas persegi panjang besar 12 x 8 = 96 m2. Luas bagian yang dipotong 5 x 3 = 15 m2. Luas lantai 96 - 15 = 81 m2.
Soal 17. Sebuah segitiga memiliki alas 14 cm dan tinggi 9 cm. Berapa luas segitiga tersebut?
A. 23 cm2; B. 56 cm2; C. 63 cm2; D. 126 cm2
Jawaban: C. Luas segitiga = 1/2 x alas x tinggi = 1/2 x 14 x 9 = 63 cm2. Pilihan D lupa dikali setengah.
Soal 18. Sebuah roda sepeda berdiameter 28 cm. Berapa keliling roda itu? (gunakan pi = 22/7)
A. 44 cm; B. 88 cm; C. 176 cm; D. 616 cm
Jawaban: B. Keliling = pi x diameter = 22/7 x 28 = 22 x 4 = 88 cm. Angka 616 adalah luas lingkaran, bukan keliling.
Soal 19. Sebuah bak air berbentuk balok dengan panjang 2,5 m, lebar 1,2 m, dan tinggi 0,8 m. Berapa liter air yang dapat ditampung bak itu sampai penuh?
A. 240 liter; B. 2.400 liter; C. 24.000 liter; D. 4,5 liter
Jawaban: B. Volume = 2,5 x 1,2 x 0,8 = 2,4 m3. Karena 1 m3 = 1.000 liter, bak itu menampung 2.400 liter.
Soal 20. Sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan tetap 45 km/jam selama 2 jam 20 menit. Berapa kilometer jarak yang ditempuh?
A. 90 km; B. 100 km; C. 105 km; D. 115 km
Jawaban: C. 2 jam 20 menit = 2 1/3 jam = 7/3 jam. Jarak = 45 x 7/3 = 15 x 7 = 105 km. Cara lain: 45 x 2 = 90 km, ditambah 20 menit (1/3 dari 45 = 15 km) sama dengan 105 km.
Soal 21. Kereta api berangkat pukul 13.45 dan tiba pukul 16.20 pada hari yang sama. Berapa lama perjalanan kereta itu?
A. 2 jam 15 menit; B. 2 jam 35 menit; C. 2 jam 55 menit; D. 3 jam 25 menit
Jawaban: B. Dari 13.45 ke 16.00 selisihnya 2 jam 15 menit. Dari 16.00 ke 16.20 ada 20 menit lagi. Total 2 jam 35 menit.
Soal 22. Hasil dari 2,5 kg + 750 gram - 1 1/4 kg adalah ...
A. 1,5 kg; B. 2 kg; C. 2,25 kg; D. 2.000 kg
Jawaban: B. Samakan satuan ke gram: 2.500 + 750 - 1.250 = 2.000 gram, yaitu 2 kg. Pilihan D benar angkanya tetapi salah satuannya.
Soal 23. Dua sudut sebuah segitiga besarnya 65 derajat dan 48 derajat. Berapa derajat sudut yang ketiga?
A. 57 derajat; B. 67 derajat; C. 77 derajat; D. 113 derajat
Jawaban: B. Jumlah sudut segitiga 180 derajat. 65 + 48 = 113, jadi sudut ketiga 180 - 113 = 67 derajat. Pilihan D hanya jumlah dua sudut yang diketahui.
Soal 24. Perkiraan hasil 4,9 x 20,1 yang paling dekat adalah ...
A. 80; B. 100; C. 120; D. 1.000
Jawaban: B. Bulatkan 4,9 menjadi 5 dan 20,1 menjadi 20. Hasil 5 x 20 = 100. Hasil sebenarnya 98,49, jadi 100 paling dekat.
Soal 25. Sebuah balok berukuran panjang 10 cm, lebar 5 cm, dan tinggi 4 cm. Tentukan setiap pernyataan benar atau salah.
Jawaban: (a) Benar, (b) Benar, (c) Salah, (d) Benar. (a) Benar: 10 x 5 x 4 = 200 cm3. (b) Benar: 4 x (10 + 5 + 4) = 76 cm. (c) Salah: luas permukaan 2 x (50 + 40 + 20) = 220 cm2. (d) Benar: balok punya 8 titik sudut, 12 rusuk, dan 6 sisi.
Kecepatan, jarak, dan waktu sering muncul sebagai soal cerita. Kalau anak masih ragu, pelajari dulu perbandingan senilai dan berbalik nilai. Soal luas, keliling, dan volume lainnya ada di kumpulan soal matematika kelas 6 SD.
Soal data meminta anak membaca tabel, piktogram, atau diagram, lalu menghitung rata-rata, persen, atau selisih.
Soal 26. Nilai ulangan delapan anak: 70, 80, 75, 90, 80, 85, 80, 100. Berapa rata-rata nilai tersebut?
A. 80; B. 82,5; C. 85; D. 660
Jawaban: B. Jumlah semua nilai 70 + 80 + 75 + 90 + 80 + 85 + 80 + 100 = 660. Rata-rata 660 : 8 = 82,5. Nilai 80 adalah modus (yang paling sering muncul), bukan rata-rata.
Soal 27. Rata-rata lima kali ulangan Rani adalah 78. Nilai empat ulangan pertama adalah 70, 80, 75, dan 85. Berapa nilai ulangan kelima?
A. 78; B. 80; C. 82; D. 85
Jawaban: B. Jumlah lima nilai 78 x 5 = 390. Jumlah empat nilai pertama 70 + 80 + 75 + 85 = 310. Nilai kelima 390 - 310 = 80.
Soal 28. Tabel menunjukkan peserta ekskul: Pramuka 12 anak, Futsal 9 anak, Melukis 6 anak, Robotik 3 anak. Berapa persen peserta yang memilih Futsal?
A. 9%; B. 25%; C. 30%; D. 33%
Jawaban: C. Total peserta 12 + 9 + 6 + 3 = 30 anak. Futsal 9 dari 30 = 9/30 = 3/10 = 30%.
Soal 29. Piktogram peminjaman buku: satu simbol mewakili 8 buku. Senin 4 simbol, Selasa 6 simbol, Rabu 3 simbol, Kamis 5 simbol. Berapa buku yang dipinjam selama empat hari?
A. 18 buku; B. 128 buku; C. 144 buku; D. 152 buku
Jawaban: C. Jumlah simbol 4 + 6 + 3 + 5 = 18. Jumlah buku 18 x 8 = 144. Pilihan A hanya menghitung simbol, belum dikali 8.
Soal 30. Diagram batang penjualan es krim: Senin 20, Selasa 35, Rabu 25, Kamis 35, Jumat 30. Pilih semua pernyataan yang benar: (a) penjualan tertinggi terjadi pada Selasa dan Kamis; (b) total penjualan seminggu 145; (c) penjualan Jumat 5 lebih banyak dari Rabu; (d) rata-rata penjualan per hari 30.
Jawaban: a, b, c. (a) Benar: 35 adalah yang tertinggi dan muncul dua kali. (b) Benar: 20 + 35 + 25 + 35 + 30 = 145. (c) Benar: 30 - 25 = 5. (d) Salah: 145 : 5 = 29, bukan 30.
Yang lebih penting dari skor adalah pola kesalahan, karena TKA tidak punya batas lulus dan hasilnya dipakai sebagai gambaran capaian.
Hitung jumlah benar per kelompok materi, lalu lihat tabel berikut.
| Kalau salah di soal | Kemungkinan penyebab | Latihan berikutnya | | 1-6 | Pecahan, desimal, dan persen belum lancar | Ubah satu bilangan ke tiga bentuk (pecahan, desimal, persen) setiap hari | | 4, 7, 11, 12, 20 | Soal cerita bertahap | Garis bawahi pertanyaan, tulis langkahnya satu per satu | | 9, 10, 13 | KPK dan FPB | Tulis kelipatan dan faktor dalam daftar, jangan menebak | | 15-19, 22, 25 | Rumus keliling, luas, volume, dan satuan | Gambar bangunnya dulu, tulis rumus, baru masukkan angka | | 14, 25, 30 | Soal pernyataan benar-salah | Periksa setiap pernyataan sendiri-sendiri | | 26-29 | Membaca data | Tulis ulang data dalam tabel kecil sebelum menghitung |
Program matematika untuk anak SD di Algonova dimulai dari tes diagnostik yang memetakan materi lemah sebelum jadwal belajar disusun, dan tersedia juga les privat matematika untuk satu anak.
Kalau nilai TKA nanti dipakai di jalur prestasi, baca juga cara menghitung skor di SPMB SMP. Kalau anak cemas saat melihat angka, anak takut matematika membahas langkah yang bisa dilakukan di rumah.
Blog
Contoh dan simulasi resmi ada di laman Pusmendik Kemendikdasmen, yaitu Ayo Coba TKA, dan kerangka materinya ada di halaman TKA Matematika SD. Soal di artikel ini disusun sendiri mengikuti kerangka itu, jadi pakai keduanya bersamaan. Mulai dari simulasi resmi untuk melihat tampilan tes di komputer, lalu pakai 30 soal di sini untuk latihan per materi. Contohnya, anak mencoba simulasi resmi satu kali untuk mengenal tampilan layar, lalu berlatih per materi selama beberapa minggu. Jadwal pelaksanaan tes ada di artikel TKA SD 2027 kami.
Kami belum menemukan angka pasti di sumber resmi yang bisa dibuka, dan laporan media menyebut angka yang berbeda-beda. Karena itu artikel ini tidak mencantumkan jumlah soal maupun menit. Angka yang salah bisa membuat anak berlatih dengan waktu yang tidak sesuai. Cara paling aman adalah membuka laman Pusmendik dan menanyakan ke wali kelas begitu sekolah menerima petunjuk teknis. Untuk latihan di rumah, pakai patokan sendiri: 10 soal dalam 20-25 menit, lalu naikkan perlahan sambil melihat apakah anak masih teliti.
Pilihan ganda kompleks adalah soal yang jawaban benarnya bisa lebih dari satu, atau soal berisi beberapa pernyataan yang masing-masing dinilai benar atau salah. Menurut penjelasan Kemendikdasmen, ada dua model: memilih semua pilihan yang sesuai, dan menilai pernyataan dengan kategori seperti benar atau salah. Kuncinya, periksa setiap pilihan satu per satu dan jangan berhenti di pilihan pertama yang terlihat benar. Di artikel ini, soal 13 dan 30 melatih model pertama, sedangkan soal 14 dan 25 melatih model kedua.
Tidak sama, karena soal di artikel ini kami susun sendiri dengan mengikuti kerangka materi dan bentuk soal resmi. Soal asli dibuat dan dikelola oleh Kemendikdasmen, dan tidak dibuka seluruhnya ke publik. Tingkat kesulitan soal kami dibuat setara dengan materi kelas 6 SD, tetapi kami tidak bisa menjamin tingkat kesulitannya sama persis dengan tes yang sebenarnya. Pakailah soal ini untuk menemukan materi yang masih lemah, bukan untuk memperkirakan nilai. Hasil yang lebih bermakna datang dari pola kesalahan anak.
Mulai berlatih sekitar enam bulan sebelum tes, dengan 5-10 soal per hari atau 10 soal per sesi, tiga kali seminggu. Sesi pendek lebih mudah dijaga rutin daripada satu hari penuh sebelum tes. Mulai dari materi yang paling lemah, misalnya pecahan atau soal cerita, lalu tambahkan materi lain setiap minggu. Rencana per bulan lengkap ada di artikel TKA SD 2027. Kalau anak masih kelas 5, kerjakan soal bilangan lebih dulu karena materi geometri dan data di kelas 6 baru diajarkan di sekolah.
Boleh, terutama soal bilangan, tetapi sebagian soal memakai materi kelas 6 sehingga wajar kalau belum semuanya bisa dikerjakan. Soal 1-8, 15-17, dan 26-27 umumnya masih terjangkau anak kelas 5 yang sudah belajar pecahan dan luas bangun datar, walaupun urutan materi bisa berbeda di tiap sekolah. Soal lingkaran, volume, dan kecepatan sering baru dipelajari menjelang atau di kelas 6, tergantung urutan materi di sekolah. Anggap soal yang belum bisa dikerjakan sebagai daftar materi yang akan datang, bukan tanda anak tertinggal.
Mulai dari mencari tahu apakah salahnya di hitungan, di cara membaca soal, atau di konsep pecahan itu sendiri. Minta anak menjelaskan caranya dengan suara keras. Kalau ia bisa menjelaskan tetapi sering salah hitung, latihan ketelitian yang dibutuhkan. Kalau ia tidak tahu harus mulai dari mana, konsep dasarnya perlu diulang, misalnya dengan gambar pecahan. Tes diagnostik gratis Algonova selama sekitar 60 menit bisa membantu memetakan hal ini bersama guru, sebelum Anda memutuskan perlu les atau cukup latihan di rumah.
Banyak anak cukup berlatih sendiri dengan pendampingan orang tua, kalau materi dasarnya sudah kuat dan ia mau mengerjakan secara rutin. Les membantu saat anak tidak tahu salahnya di mana, atau saat orang tua kesulitan menjelaskan. Pilihlah yang menelusuri titik lemah dulu, bukan yang langsung memberi ratusan soal. Di Algonova, kelas matematika berlangsung online dengan grup maksimal 10 anak mulai Rp 102.000 per pertemuan, dan ada les privat matematika untuk satu anak. Semuanya dimulai dari diagnostik gratis sekitar 60 menit.