Bimbel Online SMP untuk Matematika: Cara Memilih dan Apa yang Dicek saat Kelas Percobaan

Belajar Matematika

Nadia Rahmawati
Tim Kurikulum Matematika Algonova

Game matematika untuk anak yang layak dipasang di 2026 ada 12 pilihan: 8 gratis dan 4 berbayar atau berlangganan, untuk usia 2 sampai 14 tahun. Semua dicek langsung di Google Play Indonesia dan App Store Indonesia pada 14 September 2026, jadi harga rupiah, iklan, dan dukungan Bahasa Indonesia di bawah ini sesuai dengan yang akan orang tua lihat saat memasang. Game melatih kelancaran berhitung, tapi kalau anak SD terus salah di soal yang sama, kelas matematika SD dimulai dari diagnostik gratis sekitar 60 menit untuk mencari letak kesalahannya.
Algonova adalah sekolah online coding, matematika, AI, dan desain untuk anak usia 5-17 tahun, dengan lebih dari 1.000.000 siswa di 97 negara. Kelas berjalan langsung bersama guru bersertifikat dalam grup maksimal 10 anak, mulai Rp 102.000 per pelajaran, dengan rating orang tua 4,9 dari 5.
Kami mengecek 50 kartu aplikasi hasil pencarian "game matematika anak" di Google Play wilayah Indonesia. Tiga belas paket ternyata sudah tidak ada di toko Indonesia, termasuk nama-nama yang masih direkomendasikan blog lain. Sisanya disaring dengan syarat:
Sepuluh dari 12 aplikasi diperbarui pada Agustus atau September 2026. Yang paling lama tidak tersentuh: Monster Math 2 (Agustus 2025) dan Prodigy Math (Desember 2025).
| # | Aplikasi | Usia | Model | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Khan Academy Kids | 2-8 | Gratis, tanpa iklan, tanpa pembelian | Tidak |
| 2 | Math Kids (RV AppStudios) | 2-7 | Gratis, tanpa iklan, tanpa pembelian | Ya |
| 3 | Marbel Matematika SD 1 | 6-7 | Gratis, ada iklan, IAP mulai Rp 289.000 | Ya |
| 4 | BabyBus Kids Math Games | 2-6 | Gratis, ada iklan, IAP mulai Rp 3.000 | Ya |
| 5 | Kahoot! Numbers by DragonBox | 4-8 | Langganan Kahoot!+ Family, uji coba 7 hari | Tidak |
| 6 | Todo Math | Pra-K sampai kelas 2 | Uji coba lalu langganan, IAP mulai Rp 67.000 | Tidak |
| 7 | Math Land | Kelas 1-3 | Gratis, ada iklan, buka penuh Rp 54.000 | Tidak |
| 8 | Math Games (RV AppStudios) | 5-12 | Gratis, tanpa iklan, tanpa pembelian | Ya |
| 9 | Monster Math 2 | Kelas 1-5 | Gratis, IAP mulai Rp 3.000 | Tidak |
| 10 | Matific | 4-15 | Uji coba 7 hari lalu langganan, IAP mulai Rp 159.000 | Ya |
| 11 | Prodigy Math | Kelas 1-8 | Konten belajar gratis, Membership opsional | Tidak |
| 12 | King of Math | Kelas 5-9 | Beli sekali Rp 19.000, tanpa iklan, offline | Ya |
Angka IAP di atas adalah batas bawah rentang yang ditulis Google Play sebagai "per item", bukan harga langganan bulanan. Satu paket besar bisa jauh lebih mahal daripada paket terkecil.
Di usia ini anak belum berhitung, dia sedang belajar bahwa angka punya arti. Aplikasi yang cocok memberi jeda panjang dan tidak menghukum jawaban salah, seperti yang kami uraikan di Matematika untuk Anak TK dan PAUD.
1. Khan Academy Kids. Usia 2-8 tahun. Gratis sepenuhnya, tanpa iklan dan tanpa pembelian, karena pengembangnya organisasi nirlaba. Melatih hitungan awal, bentuk, dan angka, ditambah membaca dan fonik. Kelemahannya cukup terasa: antarmukanya hanya bahasa Inggris, meski deskripsi di toko sudah diterjemahkan.
2. Math Kids (RV AppStudios). Usia 2-7 tahun. Gratis tanpa iklan pihak ketiga dan tanpa pembelian dalam aplikasi. Isinya menghitung, membandingkan jumlah, penjumlahan dan pengurangan sederhana, plus latihan menyortir. Tersedia dalam 45 bahasa termasuk Bahasa Indonesia, dan di toko Indonesia namanya muncul sebagai "Game Matematika untuk Anak".
3. BabyBus Kids Math Games. Usia 2-6 tahun. Gratis dengan iklan, pembelian dalam aplikasi mulai Rp 3.000. Enam level dengan lebih dari 100 fakta matematika: pengenalan angka dan bentuk, perbandingan ukuran, pola, sampai sudoku sederhana. Ada Bahasa Indonesia, tapi bagian gratisnya terbatas dan iklannya cukup sering.
4. Kahoot! Numbers by DragonBox. Usia 4-8 tahun. Perlu langganan Kahoot!+ Family dengan uji coba gratis 7 hari. Kekuatannya ada di cara anak memegang "jumlah" secara visual: memecah dan menggabungkan angka sebelum masuk ke simbol. Belum ada Bahasa Indonesia.
Di SD kelas 1 sampai 3 tujuannya berubah. Anak sudah paham konsepnya, yang dibutuhkan sekarang kecepatan dan ketelitian. Aplikasi bekerja bagus untuk itu, sejalan dengan 5 pendekatan belajar matematika yang efektif.
5. Marbel Matematika SD 1. Kelas 1 SD, sekitar 6-7 tahun. Gratis dengan iklan, pembelian dalam aplikasi Rp 289.000 sampai Rp 389.000 per item. Satu-satunya aplikasi buatan Indonesia di sini, seluruh isinya Bahasa Indonesia termasuk soal cerita, dengan 252 level sampai angka 100. Versi iOS-nya tertinggal, pasang yang Android.
6. Todo Math. Pra-K sampai kelas 2. Uji coba gratis dulu, setelah itu langganan. Berisi lebih dari 2.000 aktivitas, dari menulis angka sampai soal cerita. Yang membuatnya menonjol: font khusus disleksia dan mode untuk anak kidal, hampir tidak ada di aplikasi lain. Belum berbahasa Indonesia.
7. Math Land. Kelas 1 sampai 3 ke atas. Gratis dengan iklan, buka penuh sekali bayar Rp 54.000. Latihan berhitung cepat dibungkus petualangan bajak laut, jadi anak yang cepat bosan dengan soal polos bertahan lebih lama. Belum ada Bahasa Indonesia, versi iOS terakhir diperbarui 2024.
8. Math Games (RV AppStudios). Usia 5-12 tahun. Gratis penuh, tanpa iklan, tanpa pembelian. Cakupannya paling luas di kelompok ini: penjumlahan sampai pembagian, pecahan, desimal, operasi campuran, dan tabel perkalian. Ada Bahasa Indonesia. Kalau hanya boleh pasang satu aplikasi gratis untuk anak SD, ini pilihannya.
"Orang tua sering kaget waktu tahu anaknya hafal tabel perkalian dari aplikasi, tapi bingung begitu soalnya ditulis dalam bentuk cerita. Kecepatan dan pemahaman itu dua otot yang berbeda."
Maya Putri, Spesialis Pendidikan Anak
Di sini daftarnya menipis drastis. Untuk SD kelas atas sampai SMP hanya empat aplikasi yang layak, dan yang berbahasa Indonesia dua. Anak yang sudah lancar berhitung lebih terbantu oleh tantangan seperti olimpiade matematika SD atau kelas Matematika SMP dan SMA daripada aplikasi keempat.
9. Monster Math 2. Kelas 1 sampai 5. Versi gratis tersedia, pembelian dalam aplikasi mulai Rp 3.000. Lebih dari 40 kecakapan matematika, plus laporan kemajuan rinci dan email mingguan untuk orang tua. Belum ada Bahasa Indonesia, pembaruan terakhirnya Agustus 2025.
10. Matific. Usia 4-15 tahun, TK sampai kelas 9. Uji coba 7 hari, lalu langganan, pembelian dalam aplikasi mulai Rp 159.000. Programnya adaptif: tingkat kesulitan naik turun mengikuti jawaban anak. Cakupan usianya paling lebar di daftar ini dan Bahasa Indonesia tersedia, jadi ini satu dari dua pilihan nyata untuk SMP.
11. Prodigy Math. Kelas 1 sampai 8, kira-kira 6-14 tahun. Konten belajarnya gratis, Membership opsional dan mahal (pembelian sampai Rp 3.290.000 per item). Bentuknya game peran: anak bertarung dengan menjawab soal. Antarmukanya hanya bahasa Inggris, penghalang nyata untuk banyak anak Indonesia.
12. King of Math. Setara matematika SMP, kelas 5 sampai 9. Beli sekali Rp 19.000, sesudah itu tidak ada tagihan lagi, tanpa iklan, dan jalan penuh tanpa internet. Isinya penjumlahan sampai geometri, pecahan, pangkat, statistika, dan persamaan. Ada Bahasa Indonesia, cocok untuk daerah dengan koneksi lemah.
Delapan dari 12 aplikasi gratis, tapi "gratis" punya arti berbeda-beda di Play. Yang benar-benar bersih tanpa iklan dan tanpa pembelian hanya tiga: Khan Academy Kids, Math Kids, dan Math Games. Sisanya gratis dengan iklan, atau dengan sebagian isi dikunci.
King of Math paling jujur modelnya: Rp 19.000 sekali, selesai. Sebelum memasang apa pun, atur dulu batasan konten dan persetujuan pembelian di Google Play supaya anak tidak menekan tombol beli sendiri.
Kalau yang Anda cari sebenarnya pengganti les, bandingkan biayanya dengan bimbel matematika online untuk anak SD dan SMP. Langganan Matific setahun sering setara beberapa bulan kelas dengan guru.
Aplikasi kuat di satu hal: mengulang sampai lancar. Anak menyelesaikan ratusan soal tanpa Anda perlu mengoreksi satu per satu, dan itu bukan hal kecil. Kalau anak lebih senang membuat game daripada sekadar memainkannya, logika yang sama bisa dilatih lewat game coding anak SD.
Masalahnya muncul di soal yang salah. Aplikasi menandai jawaban merah lalu lanjut, tanpa tahu kenapa anak keliru. Anak yang lupa meminjam di pengurangan bersusun dan anak yang salah membaca soal mendapat umpan balik yang persis sama. Pertanyaan itu juga muncul waktu orang tua memilih antara sempoa, jarimatika, atau matematika online: mana yang mengejar kecepatan, mana yang mengejar pemahaman.
Daftar ini menunjukkannya dengan jelas: untuk usia 12-14 tahun hanya tiga aplikasi yang masih relevan, dan yang berbahasa Indonesia tinggal dua. Semakin tinggi kelas, semakin sedikit yang selesai lewat layar sendirian. Standar kompetensi per jenjang bisa dicek di situs Kemendikdasmen.
Karena itu Algonova memulai dari diagnostik matematika gratis sekitar 60 menit: guru melihat cara anak mengerjakan soal, bukan hanya benar atau salahnya. Baru sesudah itu jalur belajarnya ditentukan, Matematika usia 6-7 tahun atau Matematika SD 8-12 tahun.
"Aplikasi menunjukkan anak salah. Guru menunjukkan di langkah keberapa dia mulai salah. Selisih itu yang biasanya menentukan nilai rapor semester berikutnya."
Maya Putri, Spesialis Pendidikan Anak
Ya, Algonova Indonesia memiliki program matematika lengkap untuk anak usia 6 hingga 17 tahun, mencakup seluruh jenjang sekolah dari SD, SMP, hingga SMA. Setiap jenjang memiliki kurikulum khusus yang disesuaikan dengan tingkat kognitif dan kurikulum sekolah Indonesia (Kurikulum Merdeka). Untuk SD (6-12 tahun): operasi dasar, pecahan, geometri sederhana, dan pengantar aljabar. Untuk SMP dan SMA (13-17 tahun): aljabar, persamaan kuadrat, trigonometri dasar, geometri lanjutan, kalkulus dasar, statistika, persiapan UTBK SNBT, dan topik lanjutan. Semua kelas online live dengan guru bersertifikat dalam kelompok kecil hingga 10 siswa per kelas. Metode kami berbasis pemahaman konsep visual, bukan menghafal rumus. Coba kelas percobaan gratis untuk diagnosis level anak dan rekomendasi jalur belajar yang tepat.
Ya, untuk matematika Algonova Indonesia memberikan sesi diagnostik gratis sekitar 60 menit, tanpa komitmen apapun. Formatnya bernama Metode Diagnostik Algonova. Tidak perlu kartu kredit dan tidak ada langganan otomatis setelahnya. Perlu dicatat: sesi sekitar 60 menit ini adalah sesi diagnostik, bukan kelas biasa. Kelas matematika reguler berdurasi 90 menit, sedangkan jalur coding dan desain punya format perkenalan sendiri, yaitu master class gratis 60 menit. Dalam sesi diagnostik, guru bersertifikat memetakan level anak: topik mana yang sudah dikuasai dan di mana letak kekosongan pemahaman. Anak juga mencoba platform belajar online dan mengerjakan soal pertama sesuai tingkat sekolahnya. Setelah sesi, orang tua menerima rencana belajar personal berdasarkan hasil diagnostik, beserta penjelasan transparan tentang program, jadwal, dan biaya mulai Rp 102.000 per pertemuan. Untuk memesan, isi formulir di halaman website.
Kelas matematika di Algonova Indonesia tersedia dalam tiga format: privat 1-on-1, mini grup 2–4 anak, dan grup hingga 10 siswa dengan tingkat kemampuan dan kelas sekolah yang serupa. Format kelompok kecil ini sengaja dipilih karena terbukti memberikan keseimbangan optimal antara interaksi sosial dengan teman seusia dan perhatian personal dari guru. Dalam format mini grup, setiap anak rata-rata mendapatkan sekitar 10 menit interaksi langsung dengan guru dalam satu sesi. Bandingkan dengan bimbel offline tradisional yang biasanya 20-40 siswa per kelas — interaksi langsung di sana hanya 1-2 menit per anak, atau bahkan tidak sama sekali. Untuk keluarga yang menginginkan perhatian sepenuhnya, tersedia juga format kelas privat one-on-one dengan satu siswa per guru. Format ini lebih intensif dan cocok untuk persiapan kompetisi, mengejar ketertinggalan parah, atau pendalaman topik tertentu.
Les matematika anak di Algonova Indonesia dimulai dari Rp 102.000 per pertemuan. Harga sudah termasuk sesi langsung dengan guru bersertifikat, materi belajar digital, akses platform online, dan sertifikat resmi setelah menyelesaikan setiap level program. Tarif 'mulai dari' ini transparan dan sama untuk semua jenjang — biaya final hanya tergantung format kelas (privat, mini grup, atau grup) dan jumlah pertemuan per minggu. Grup adalah opsi paling hemat; kelas privat lebih intensif dan cocok untuk persiapan kompetisi atau mengejar ketertinggalan. Rincian harga lengkap disampaikan transparan setelah kelas percobaan gratis. Tidak ada biaya kejutan — semua komponen biaya dijelaskan sebelum pendaftaran resmi. Untuk menerima rincian harga terbaru, isi formulir pendaftaran di halaman website.
Ya, semua program les matematika di Algonova Indonesia tersedia online penuh dengan sesi langsung bersama guru bersertifikat — bukan video rekaman. Anak belajar real-time dalam kelompok kecil hingga 10 siswa, dengan interaksi dua arah, tanya jawab langsung, dan soal yang dikerjakan bersama guru selama kelas berlangsung. Untuk mengikuti kelas online, anak hanya butuh komputer atau laptop dengan kamera, koneksi internet stabil, dan headset. Platform Algonova berjalan langsung di browser sehingga tidak perlu instalasi software khusus. Anak dapat menulis soal di buku tulis biasa atau tablet dengan stylus. Karena semua kelas sepenuhnya online, keluarga bisa mengikuti dari mana saja di Indonesia dan mudah menyesuaikan jadwal belajar dengan sekolah dan kegiatan lain.
Tiga faktor utama membuat les matematika Algonova efektif untuk anak Indonesia. Pertama, kurikulum selaras dengan Kurikulum Merdeka yang berlaku di sekolah nasional, sehingga apa yang dipelajari di Algonova langsung berguna untuk pelajaran di sekolah dan ujian. Kedua, metodologi berbasis pemahaman konsep visual (bukan menghafal rumus). Anak belajar memecah masalah besar menjadi langkah kecil yang sistematis — pola pikir yang dapat ditransfer ke pelajaran lain seperti sains dan IT. Ketiga, kelompok kecil hingga 10 siswa per kelas memungkinkan guru menyesuaikan kecepatan dengan kemampuan masing-masing anak. Anak yang lebih lambat mendapatkan bantuan personal, sementara anak yang lebih cepat tidak bosan menunggu. Hasilnya: mayoritas murid Algonova mengalami peningkatan nilai matematika di sekolah dalam 2-3 bulan pertama.
Algonova Indonesia khusus dirancang untuk membantu anak yang tertinggal mengejar ketinggalan dengan cara yang tidak membuat mereka merasa kalah atau malu. Setiap siswa baru memulai dengan diagnosis gratis di kelas percobaan untuk mengetahui tepat di topik mana ketertinggalan terjadi. Berdasarkan diagnosis, guru menyusun jalur belajar personal yang menutup kekosongan dari fondasi paling dasar. Misalnya, siswa SMP yang lemah aljabar mungkin sebenarnya tertinggal di operasi pecahan SD. Kami kembali ke fondasi, lalu naik bertahap tanpa perbandingan dengan teman lain. Banyak murid Algonova yang awalnya tertinggal 1-2 tingkat berhasil mengejar dan bahkan melampaui teman sekelas dalam 3-6 bulan dengan kelas mingguan dan PR konsisten. Tidak pernah terlambat untuk memulai. Coba kelas percobaan gratis untuk diagnosis tanpa komitmen.
Ada tiga: Khan Academy Kids, Math Kids, dan Math Games dari RV AppStudios. Ketiganya tidak menampilkan iklan dan tidak punya pembelian dalam aplikasi di toko Indonesia per 14 September 2026. Khan Academy Kids dikembangkan organisasi nirlaba, jadi modelnya memang bukan komersial. Dua aplikasi RV AppStudios menulis hal ini langsung di deskripsi Play mereka. Untuk keluarga yang pernah kena tagihan mendadak dari aplikasi anak, tiga nama ini paling aman dipasang tanpa perlu mengunci apa pun. Aplikasi gratis lain di daftar tetap menampilkan iklan atau mengunci sebagian isi, jadi periksa kartu aplikasinya sebelum memasang.
Ada lima dari dua belas: Math Kids, Math Games, BabyBus Kids Math Games, Matific, dan King of Math. Ditambah Marbel Matematika SD 1 yang memang dibuat pengembang Indonesia. Perlu hati-hati di sini. Google Play otomatis menerjemahkan deskripsi aplikasi ke Bahasa Indonesia, padahal antarmuka di dalamnya bisa saja tetap bahasa Inggris. Khan Academy Kids dan Prodigy Math adalah contohnya: halaman tokonya terbaca rapi dalam Bahasa Indonesia, isi aplikasinya tidak. Cara paling cepat mengecek: buka daftar bahasa aplikasi di App Store sebelum mengunduh.
Untuk usia 4-6 tahun pilihan terbaiknya Math Kids, Khan Academy Kids, dan BabyBus Kids Math Games. Ketiganya fokus ke pengenalan angka dan jumlah, belum ke operasi hitung. Di usia ini anak belum siap dikejar kecepatan. Yang dilatih adalah hubungan antara angka "5" dan lima benda nyata di depannya. Aplikasi yang memasang timer atau skor kompetitif justru sering membuat anak TK menolak membuka lagi. Kalau anak mulai bosan dengan permainan angka sederhana, itu tanda dia siap naik ke kelompok usia berikutnya.
Untuk anak SD, 15 sampai 20 menit sehari sudah memberi efek pada kelancaran berhitung. Sesi yang lebih panjang biasanya menurunkan ketelitian, bukan menambah hasil. Yang lebih menentukan adalah rutinnya, bukan durasinya. Anak yang bermain 15 menit setiap hari selama sebulan mengerjakan jauh lebih banyak soal daripada anak yang main dua jam di akhir pekan saja. Jam tetap, misalnya sesudah mandi sore, membuat kebiasaannya bertahan. Berhenti saat anak masih ingin lanjut, bukan saat dia sudah jenuh.
Tidak. Aplikasi melatih pengulangan dan kecepatan, tapi tidak bisa menjelaskan letak kesalahan berpikir anak atau menjawab pertanyaan yang muncul di tengah jalan. Contoh yang sering terjadi: anak salah terus di pengurangan bersusun. Aplikasi menandai jawabannya merah dan lanjut. Guru melihat bahwa anak lupa meminjam dari puluhan, lalu memperbaiki satu langkah itu dan sisanya ikut beres. Perbedaan ini makin besar begitu masuk pecahan dan soal cerita. Kombinasi yang masuk akal: aplikasi untuk latihan harian, guru untuk materi baru dan koreksi.
Hanya tiga yang masih relevan di usia ini: Matific, Prodigy Math, dan King of Math. Dari ketiganya, yang punya Bahasa Indonesia cuma Matific dan King of Math. King of Math menutup materi setara SMP sampai kelas 9, termasuk pecahan, pangkat, statistika, dan persamaan, dengan sekali bayar Rp 19.000. Matific memberi program adaptif sampai kelas 9 tapi lewat langganan. Prodigy menarik secara permainan, sayangnya antarmukanya hanya bahasa Inggris. Menipisnya pilihan di usia ini bukan kebetulan: materi SMP sudah butuh penjelasan, bukan sekadar latihan.
Aktifkan persetujuan sandi untuk setiap pembelian di Google Play, lewat menu Setelan lalu Autentikasi. Setelah itu tidak ada transaksi yang bisa jalan tanpa sandi Anda. Ini penting karena beberapa aplikasi di daftar punya item mahal. Prodigy Math menampilkan pembelian dalam aplikasi sampai Rp 3.290.000 per item, Todo Math sampai Rp 3.190.000. Angka itu batas atas rentang, bukan harga langganan, tapi satu klik salah tetap bisa berakibat mahal. Cara paling sederhana tentu memilih aplikasi yang memang tidak punya pembelian sama sekali.
Tidak selalu. Dua aplikasi gratis tanpa iklan di daftar ini, Math Kids dan Math Games, punya rating 4,6 dengan lebih dari 70 ribu ulasan, lebih tinggi daripada beberapa aplikasi berlangganan. Yang dibeli lewat langganan biasanya bukan kualitas soalnya, melainkan program adaptif dan laporan kemajuan. Matific menyesuaikan tingkat kesulitan otomatis, Monster Math 2 mengirim laporan mingguan ke email orang tua. Kalau Anda tidak akan membuka laporan itu, uangnya lebih baik disimpan. Mulai dari yang gratis dulu selama sebulan, baru putuskan apakah butuh fitur tambahan.
King of Math jalan sepenuhnya offline setelah dibeli seharga Rp 19.000. Ini satu-satunya aplikasi di daftar yang menyebut dukungan offline penuh secara eksplisit di halaman tokonya. Berguna untuk perjalanan jauh, daerah dengan sinyal tidak stabil, atau saat orang tua sengaja mematikan data supaya anak tidak berpindah ke aplikasi lain. Beberapa aplikasi lain tetap bisa dibuka tanpa internet, tapi kehilangan sebagian isi atau tidak menyimpan kemajuan. Cek dulu dengan mode pesawat sebelum perjalanan panjang.
Ujilah di luar layar. Berikan lima soal serupa di kertas seminggu sekali dan lihat apakah anak mengerjakannya lebih cepat dan lebih tenang daripada minggu sebelumnya. Skor tinggi di dalam aplikasi sering menipu, karena anak bisa menghafal pola jawaban atau menebak cepat. Tanda kemajuan yang nyata: anak mulai menjelaskan cara dia mendapat jawaban, bukan hanya menyebut hasilnya. Kalau sesudah dua bulan tidak ada beda di kertas, aplikasinya belum mengenai sasaran. Diagnostik matematika gratis sekitar 60 menit di Algonova memberi gambaran yang sama dalam satu sesi, lengkap dengan titik lemah per topik.
Blog


