Panduan Orang Tua

14 menit

Kurikulum Merdeka di SD untuk Orang Tua: Fase A-C, Rapor, P5, dan Numerasi

Dipublikasikan: 25.10.2026·Diperbarui: 25.10.2026
Maya Putri

Maya Putri

Spesialis Pendidikan Anak Usia Dini

Kurikulum Merdeka di SD untuk Orang Tua: Fase A-C, Rapor, P5, dan Numerasi

Kurikulum Merdeka di SD membagi 6 tahun sekolah dasar menjadi 3 fase: Fase A untuk kelas 1-2, Fase B untuk kelas 3-4, dan Fase C untuk kelas 5-6. Rapor berisi nilai dan deskripsi per mata pelajaran, P5 sejak 2025 diganti kegiatan kokurikuler yang lebih fleksibel, dan kemampuan numerasi anak dipetakan lewat Asesmen Nasional serta TKA kelas 6. Panduan ini untuk orang tua murid SD yang ingin membaca semua istilah itu tanpa bingung.

Apakah Kurikulum Merdeka masih berlaku di 2026?

Ya, Kurikulum Merdeka masih berlaku, dan sekolah juga masih boleh memakai Kurikulum 2013. Dasar hukumnya Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 yang diubah oleh Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.

Banyak orang tua mengira "deep learning" atau pembelajaran mendalam adalah kurikulum baru pengganti. Menurut siaran pers Kemendikdasmen 23 Juli 2025, pembelajaran mendalam adalah pendekatan mengajar: anak diajak memahami konsep secara utuh, bukan menghafal. Jadi yang diminta berubah adalah cara guru mengajar, bukan isi kurikulumnya.

Permendikdasmen 13/2025 membawa tiga perubahan yang terasa di SD. Istilah Profil Pelajar Pancasila diganti Profil Lulusan, P5 diganti kegiatan kokurikuler yang lebih fleksibel, dan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) masuk sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas 5. Pada Juni 2026 Kemendikdasmen menerbitkan revisi capaian pembelajaran, tetapi yang berubah hanya mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti. Target matematika SD tidak berubah.

Fase A, B, dan C: kelas berapa dan apa targetnya?

Fase adalah rentang 2 tahun yang punya satu target capaian pembelajaran (CP). Guru boleh mengatur materi mana yang diajarkan di tahun pertama dan mana di tahun kedua, asalkan targetnya tercapai di akhir fase.

FaseKelasUsiaTarget matematika di akhir fase
Fase AKelas 1-26-8 tahunbilangan cacah sampai 100, tambah dan kurang sampai 20 dengan benda, mengenal setengah dan seperempat
Fase BKelas 3-48-10 tahunbilangan sampai 10.000, perkalian dan pembagian sampai 100, pecahan senilai, desimal, dan persen
Fase CKelas 5-610-12 tahunbilangan sampai 1.000.000, KPK dan FPB, operasi pecahan, rasio, luas, keliling, dan sudut

Isi tabel diringkas dari Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang capaian pembelajaran. Matematika di dalamnya dibagi ke 5 elemen: Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, serta Analisis Data dan Peluang.

Contoh: anak kelas 4 yang belum lancar perkalian sampai 100 sebenarnya masih punya waktu sampai akhir Fase B. Masalahnya, Fase C langsung memakai perkalian untuk pecahan dan rasio. Celah kecil di kelas 4 sering baru terasa di kelas 5.