Panduan Orang Tua

11 menit

Coding Kelas 5 dan 6 SD: Materi, Proyek, dan Persiapan ke SMP

Dipublikasikan: 02.11.2026·Diperbarui: 02.11.2026
Maya Putri

Maya Putri

Spesialis Pendidikan Anak Usia Dini

Coding Kelas 5 dan 6 SD: Materi, Proyek, dan Persiapan ke SMP

Coding untuk anak SD kelas 5 dan 6 (usia 10-12 tahun) paling cocok dimulai dari Scratch, lalu naik ke Python atau Roblox dengan bahasa Lua. Anak di usia ini sudah bisa memegang variabel, kondisi, dan pengulangan, jadi satu proyek kecil bisa selesai dalam 4-6 pertemuan. Di bawah ada materi per jalur, lima contoh proyek, dan bekal yang berguna sebelum Informatika di SMP.

Apa yang dipelajari anak kelas 5 dan 6 dalam coding

Anak kelas 5 dan 6 SD mempelajari lima konsep dasar: urutan perintah, pengulangan, kondisi (jika-maka), variabel, dan fungsi. Konsepnya sama di Scratch, Python, maupun Lua. Yang berbeda hanya cara menuliskannya, dengan blok yang disusun atau dengan kode yang diketik.

Berikut gambaran per tahap untuk anak yang sudah pernah menyentuh coding di kelas 3-4:

KonsepContoh di ScratchContoh di Python
UrutanKarakter berjalan, berhenti, lalu bicaraprint("Halo") dua baris berurutan
PengulanganBlok "ulangi 10 kali" untuk animasifor i in range(10):
Kondisi"Jika menyentuh tepi, putar balik"if skor > 10:
VariabelVariabel "skor" yang bertambahskor = skor + 1
FungsiBlok buatan sendiridef lompat():

Anak yang baru mulai di kelas 5 tetap bisa mengejar. Mulai dari Scratch dulu, sekitar 8-12 pertemuan, sebelum pindah ke kode ketikan. Panduan umum per usia ada di umur berapa anak mulai belajar coding, dan gambaran semua kelas SD ada di panduan coding untuk anak SD. Kalau Anda punya adik yang lebih kecil, baca juga coding kelas 1 SD dan coding kelas 2 SD.