Header_blog

Edukasi Coding

7 menit

Umur Berapa Anak Mulai Belajar Coding? Panduan Kesiapan per Usia

Dipublikasikan: 04.09.2026·Diperbarui: 04.09.2026
Bayu Nugraha

Bayu Nugraha

Spesialis Coding Anak

Umur Berapa Anak Mulai Belajar Coding? Panduan Kesiapan per Usia

Umur berapa anak mulai belajar coding? Anak bisa mulai sejak usia 5 tahun dengan ScratchJr, dan usia 7 tahun untuk Scratch penuh. Yang menentukan bukan angka di akta kelahiran, melainkan tiga hal: apakah anak sudah bisa membaca kata pendek, betah fokus 15-20 menit, dan bisa mengikuti instruksi dua langkah. Panduan di bawah membagi kesiapan per rentang usia 5-7, 8-12, dan 13-17 tahun.

Algonova adalah sekolah online coding, matematika, AI, dan desain untuk anak usia 5-17 tahun, dengan lebih dari 1.000.000 alumni di 97 negara sejak 2016. Kelas berlangsung langsung bersama guru bersertifikat dalam grup kecil hingga 10 siswa, bukan video rekaman, dengan durasi 45, 60, atau 90 menit dan harga mulai Rp 102.000 per pertemuan.

Kenapa usia 5 tahun jadi batas bawah

Batas bawah 5 tahun bukan soal kemampuan berpikir, melainkan soal rentang fokus dan koordinasi tangan.

Anak usia 3-4 tahun sebenarnya sudah paham konsep urutan, terlihat saat ia menceritakan ulang kegiatannya secara berurutan. Yang belum siap adalah duduk terarah selama 30 menit dan menggerakkan mouse atau menyeret objek dengan presisi.

Pada usia 5 tahun, dua hal itu biasanya sudah cukup matang. ScratchJr, yang dikembangkan bersama tim di balik Scratch dari MIT Media Lab, memakai ikon gambar tanpa teks, jadi anak yang belum bisa membaca tetap bisa membuat karakter bergerak.

Di bawah 5 tahun, permainan pola dan puzzle biasa memberi manfaat yang sama tanpa layar. Konteks lebih lengkap ada di Coding Anak PAUD.