Header_blog

Edukasi Matematika

7 min read

Jenis-Jenis Segitiga Berdasarkan Sisi dan Sudut + Sifatnya

Dipublikasikan: 12.08.2026·Diperbarui: 12.08.2026
Dewi Lestari

Dewi Lestari

Spesialis Matematika

Jenis-Jenis Segitiga Berdasarkan Sisi dan Sudut + Sifatnya

Segitiga adalah bangun datar yang dibatasi tiga sisi dan memiliki tiga sudut. Jenisnya dibedakan dengan dua cara berbeda: berdasarkan panjang sisinya, dan berdasarkan besar sudutnya. Satu segitiga selalu punya dua nama sekaligus — dan itulah yang paling sering membingungkan.

Berdasarkan Panjang Sisi

JenisCiriSifat
Sama sisiKetiga sisi sama panjangKetiga sudutnya 60°, punya 3 simetri lipat
Sama kakiDua sisi sama panjangDua sudut alasnya sama besar, 1 simetri lipat
SembarangKetiga sisi berbedaKetiga sudutnya berbeda, tidak punya simetri lipat

Berdasarkan Besar Sudut

JenisCiri
LancipKetiga sudutnya kurang dari 90°
Siku-sikuSalah satu sudutnya tepat 90°
TumpulSalah satu sudutnya lebih dari 90°

Perhatikan kata salah satu: sebuah segitiga tidak mungkin punya dua sudut siku-siku, karena jumlahnya sudah 180° dan tidak menyisakan apa pun untuk sudut ketiga.

Satu Segitiga, Dua Nama

Inilah bagian yang paling sering keliru. Setiap segitiga punya nama dari kedua kategori sekaligus:

  • Segitiga dengan sisi 3, 4, 5 cm → sembarang sekaligus siku-siku
  • Segitiga dengan sisi 5, 5, 8 cm → sama kaki sekaligus tumpul
  • Segitiga dengan sisi 6, 6, 6 cm → sama sisi sekaligus lancip

Kalau soal bertanya "segitiga apa ini?", jawabannya sering harus memuat keduanya. Lihat juga jenis-jenis sudut.

Jumlah Sudut Selalu 180 Derajat

Aturan tunggal yang paling sering dipakai di soal:

Contoh: dua sudut segitiga adalah 65° dan 40°. Berapa sudut ketiga?

180 − 65 − 40 = 75°

Cara membuktikan sendiri di rumah: gunting segitiga dari kertas, sobek ketiga sudutnya, lalu susun berdampingan. Ketiganya akan membentuk garis lurus, yaitu 180°. Anak yang pernah melakukan ini tidak pernah lagi meragukan aturannya.

Apakah Tiga Panjang Bisa Membentuk Segitiga?

Tidak selalu. Syaratnya: jumlah dua sisi terpendek harus lebih besar dari sisi terpanjang.

  • 3, 4, 5 → 3 + 4 = 7 > 5 ✔ bisa
  • 2, 3, 9 → 2 + 3 = 5 < 9 ✘ tidak bisa

Masuk akal secara fisik: kalau dua tongkat pendek digabung masih lebih pendek daripada tongkat ketiga, ujungnya tidak akan pernah bertemu.

Rumus Dasar Segitiga

  • Keliling = sisi a + sisi b + sisi c
  • Luas = ½ × alas × tinggi

Detailnya di cara mencari luas segitiga. Untuk segitiga siku-siku, hubungan sisinya diatur teorema Pythagoras.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

1. Mengira "sama kaki" dan "lancip" saling meniadakan. Keduanya kategori berbeda, jadi satu segitiga bisa menyandang keduanya. Ini penyebab nomor satu.

2. Memakai sisi miring sebagai tinggi. Tinggi segitiga harus tegak lurus terhadap alas. Pada segitiga tumpul, tingginya bahkan bisa jatuh di luar segitiga.

3. Lupa mengali setengah pada rumus luas. Hasilnya jadi tepat dua kali lipat — pola kesalahan yang langsung dikenali.

4. Menganggap semua tiga panjang bisa membentuk segitiga. Soal jebakan klasik dengan angka seperti 2, 3, 9.

5. Mengira segitiga sama sisi punya sudut 90°. Ketiga sudutnya 60°, karena 180 dibagi 3.