Cara Mengajar Perkalian pada Anak: 5 Metode yang Terbukti Berhasil

Panduan Orang Tua

Nadia Rahmawati
Tim Kurikulum Matematika Algonova

Anak tertinggal pelajaran matematika di kelas 3 sampai 6 biasanya bolong di 2 sampai 3 bab dasar saja, bukan di semua materi. Cara mengeceknya: beri 4 soal per topik dalam 30 menit, tandai bab yang salah 2 kali atau lebih, lalu kejar satu bab per minggu selama 8 minggu dengan latihan 15 menit sehari. Kalau setelah 3 minggu belum ada perubahan, saatnya meminta bantuan guru.
Cara paling cepat adalah memberi anak 4 soal per topik inti dan mencatat di mana ia salah, bukan melihat angka rapor. Rapor hanya bilang "kurang". Soal per topik bilang "bolong di mana".
Siapkan kertas kosong, pensil, dan jam. Jangan bantu, jangan memberi petunjuk, dan jangan memarahi kalau salah. Anak tertinggal sering sudah tegang sebelum soal pertama.
| Kelas | Topik yang dicek | Contoh soal |
|---|---|---|
| 3 | Tabel perkalian, perkalian dan pembagian bersusun, nilai tempat sampai 10.000 | 7 x 8; 156 dibagi 6; 3.405 dibaca dan ditulis |
| 4 | Faktor, kelipatan, KPK dan FPB, pecahan senilai, keliling dan luas | KPK 6 dan 8; 2/3 = ?/12; luas persegi panjang 7 x 4 cm |
| 5 | Pecahan berpenyebut beda, desimal, persen, perbandingan | 1/2 + 1/3; 0,75 = berapa persen |
| 6 | Bilangan negatif, keliling dan luas lingkaran, volume bangun ruang, rata-rata | 3 - 7; keliling lingkaran berdiameter 14 cm |
Daftar bab per kelas mengikuti halaman materi kami: kelas 3, kelas 4, dan kelas 6. Kelas 3 dan 4 sama-sama berada di Fase B Kurikulum Merdeka, jadi bab kelas 3 yang bolong akan terasa di kelas 4.
Anak disebut tertinggal ringan kalau bolong di 1 bab, sedang kalau di 2 sampai 3 bab, dan dalam kalau tabel perkalian atau nilai tempat pun belum kokoh. Tingkatnya menentukan siapa yang sebaiknya turun tangan.
| Tingkat | Tandanya | Siapa yang bisa membantu |
|---|---|---|
| Ringan | Salah di 1 topik, sisanya lancar, nilai ulangan turun 1 sampai 2 kali | Orang tua dengan latihan 15 menit sehari |
| Sedang | Salah di 2 sampai 3 topik, soal cerita sering kosong, PR lama selesainya | Orang tua dengan rencana 8 minggu, guru kalau tidak ada kemajuan |
| Dalam | Tabel perkalian masih dihitung satu-satu, pecahan terasa asing, anak menghindari matematika | Diagnostik dan guru yang menyusun ulang dari dasar |
Contoh: Raka kelas 5 mendapat nilai ulangan pecahan 55. Dari 4 soal per topik, ia salah 3 soal pecahan berpenyebut beda dan 2 soal persen, tetapi lancar di perbandingan. Bolongnya hanya satu akar, yaitu pecahan. Memperbaiki satu akar itu lebih cepat daripada mengulang semua bab kelas 5.
Penyebab di balik nilai jelek dibahas di artikel kenapa anak susah belajar matematika. Kalau anak menolak membuka buku karena takut salah, mulailah dari anak takut matematika sebelum memulai rencana di bawah.
Kejar satu bab per minggu, mulai dari yang paling dasar, dan ulangi cek di minggu ke-8. Urutan dari bawah ke atas penting karena pecahan tidak akan masuk kalau perkalian masih goyah.
| Minggu | Fokus | Target akhir minggu |
|---|---|---|
| 1 | Cek 30 menit, tandai 2 sampai 3 bab bolong | Daftar bab bolong tertulis |
| 2 | Tabel perkalian dan pembagian dasar | 20 soal perkalian dalam 3 menit, dua kali berturut-turut benar |
| 3 | Perkalian dan pembagian bersusun | 5 soal bersusun benar tanpa bantuan |
| 4 | Faktor, kelipatan, KPK dan FPB (kelas 4 ke atas); nilai tempat (kelas 3) | Anak bisa menjelaskan KPK dengan contoh sendiri |
| 5 | Pecahan: gambar, pecahan senilai, membandingkan | Anak menggambar 3/4 dan 6/8 lalu menjelaskan kenapa sama |
| 6 | Operasi pecahan, desimal, persen sesuai kelas | 5 soal operasi benar, 4 di antaranya tanpa petunjuk |
| 7 | Soal cerita 2 langkah | Anak menulis kalimat soal dengan kata-katanya sendiri |
| 8 | Cek ulang dengan soal seperti minggu 1 | Bandingkan hasil minggu 1 dan 8 |
Lewati bab yang memang belum diajarkan di kelas anak. Kalau anak sudah lancar di minggu 2, jangan ditahan. Maju ke minggu berikutnya dan sisakan waktu untuk soal cerita.
Latihan pendek setiap hari lebih tahan lama daripada satu jam di hari Minggu. Susun 15 menit itu menjadi tiga bagian supaya anak tidak merasa dihukum.

Soal cerita perlu perhatian khusus karena banyak anak yang bisa berhitung tetap kosong di bagian ini. Latihannya ada di soal cerita matematika SD. Untuk membuat anak mau duduk, lihat juga cara agar anak suka matematika.
Tiga kebiasaan yang paling sering menghambat adalah menambah jam belajar tanpa tahu bolongnya, membandingkan dengan kakak atau teman, dan melompat ke bab sulit sebelum dasar kokoh.
Banyak orang tua juga bertanya apakah les 1 kali seminggu cukup. Jawabannya tergantung tingkat ketertinggalan, dan ada di artikel berapa kali seminggu les anak SD.
Rencana di rumah cukup untuk ketertinggalan ringan. Mintalah bantuan guru kalau setelah 3 minggu latihan harian hasil cek tidak berubah, kalau bolongnya lebih dari 3 bab, atau kalau Anda dan anak mulai bertengkar setiap kali belajar.
Tanda lain adalah ujian penting yang dekat, misalnya penilaian akhir semester, dan waktu Anda terbatas untuk mendampingi tiap hari. Guru bisa menyusun ulang dari dasar dan memberi laporan yang objektif, sehingga Anda tidak perlu menjadi guru sekaligus orang tua.
Les matematika SD online di Algonova dimulai dari diagnostik gratis sekitar 60 menit. Hasilnya berupa laporan per topik dan rencana belajar. Formatnya privat 1 anak, mini grup 2 sampai 4, atau grup sampai 10 siswa, dengan harga mulai Rp 102.000 per pelajaran. Orang tua menerima laporan kemajuan setiap 4 minggu. Tidak ada janji nilai naik pada tanggal tertentu, karena kecepatan tiap anak berbeda.
Kalau ragu memilih lembaga, panduan cara memilih bimbel online anak SD memuat daftar pertanyaan yang bisa dipakai. Kalau Anda masih bimbang soal usia dan waktu mulai, baca kapan anak mulai les matematika dan asesmen matematika anak. Untuk anak yang butuh perhatian penuh, tersedia juga les privat matematika.
Blog
Belum tentu, karena satu nilai jelek sering hanya menunjukkan satu bab yang bolong. Kelas 4 memang titik balik, sebab faktor, kelipatan, KPK, FPB, dan pecahan mulai menuntut gagasan yang tidak bisa dipegang. Beri 4 soal per topik dan lihat di mana salahnya. Kalau salahnya hanya di KPK dan FPB, perbaikannya satu atau dua minggu latihan. Kalau tabel perkalian juga goyah, mulai dari sana karena semua bab kelas 4 bertumpu padanya. Nilai ulangan tunggal bukan dasar yang cukup untuk menyimpulkan anak tertinggal jauh. Bandingkan hasil cek dengan nilai tiga ulangan terakhir supaya gambarnya lebih jelas.
Untuk bolong di 1 sampai 3 bab, 6 sampai 8 minggu latihan rutin adalah patokan yang wajar untuk melihat perubahan pada cek ulang. Angka ini bukan jaminan, karena kecepatan tergantung dasar anak, jumlah bab yang bolong, dan konsistensi latihan. Rencana 8 minggu di atas dibuat sebagai patokan yang bisa dicek, bukan janji. Kalau pada minggu ke-3 tidak ada perubahan pada hasil cek, jangan menunggu sampai minggu ke-8. Itu tanda untuk meminta guru melihat penyebabnya lebih dalam.
Tidak perlu. Yang perlu diulang hanya bab dasar yang menjadi akar bolongnya, biasanya tabel perkalian, nilai tempat, atau pecahan. Mengulang seluruh materi dari kelas 1 memakan waktu dan membuat anak merasa dihukum. Lakukan cek 30 menit, ambil 2 sampai 3 bab yang paling sering salah, lalu kerjakan dari yang paling dasar. Anak kelas 6 yang tersendat di bilangan negatif, misalnya, sering ternyata belum kokoh di garis bilangan dan pengurangan. Itulah bab yang perlu diperkuat lebih dulu.
Tidak selalu. Ketertinggalan ringan di satu bab sering bisa dikejar sendiri dengan latihan 15 menit sehari selama 2 sampai 3 minggu. Les lebih berguna kalau bolongnya lebih dari 3 bab, kalau anak menolak belajar dengan orang tua, atau kalau ujian sudah dekat. Pertimbangkan juga waktu Anda: mendampingi tiap hari bukan hal mudah bagi semua keluarga. Cara paling hemat adalah diagnostik dulu, lalu memutuskan apakah rencana di rumah sudah cukup.
Diagnostik mencari bab yang bolong, sedangkan tes biasa hanya memberi nilai. Di Algonova, diagnostik gratis berlangsung sekitar 60 menit secara online dan hasilnya berupa laporan per topik serta rencana belajar. Anda tahu persis bab mana yang perlu diulang lebih dulu, bukan sekadar "nilai 60". Laporan itu juga bisa dipakai untuk belajar di rumah, tanpa kewajiban lanjut les.
Hentikan sesi hari itu, tenangkan anak, lalu ulangi besok dengan soal yang lebih mudah. Menangis biasanya tanda takut salah atau malu, bukan malas. Mulailah dengan soal yang pasti bisa dijawab supaya anak merasakan berhasil, lalu naikkan tingkat pelan-pelan. Hindari kalimat membandingkan. Kalau penolakan berlangsung lebih dari 2 minggu, baca panduan anak takut matematika dan pertimbangkan guru yang menyampaikan materi dengan cara lebih santai. Ketenangan anak lebih penting daripada menyelesaikan target minggu itu.
Cukup 15 menit sehari, 5 sampai 6 hari seminggu, untuk anak SD. Durasi pendek yang rutin lebih mudah dijalankan daripada satu jam yang sering gagal. Dalam 15 menit itu, 3 menit pemanasan, 9 menit satu bab, dan 3 menit anak menjelaskan. Kalau anak masih berenergi, tambahkan permainan angka, bukan soal tambahan. Untuk anak kelas 5 dan 6 menjelang ujian, durasinya boleh naik menjadi 25 sampai 30 menit selama 2 sampai 3 minggu, lalu kembali ke 15 menit.
Privat cocok kalau bolongnya banyak dan anak butuh kecepatan sendiri. Grup kecil cocok kalau bolongnya hanya 1 sampai 2 bab dan anak lebih semangat belajar bersama teman. Di Algonova, formatnya privat 1 anak, mini grup 2 sampai 4, dan grup sampai 10 siswa. Hasil diagnostik membantu memilih, karena guru melihat berapa bab yang bolong. Cara paling jujur untuk menilai kecocokan adalah mencoba satu pelajaran dan mengamati apakah anak berani bertanya.
Bicarakan sejak hasil cek keluar, sebelum Anda memulai rencana. Guru kelas tahu bab mana yang sudah dibahas dan akan dibahas, jadi Anda tidak mengejar materi yang belum diajarkan. Bawa catatan hasil cek: topik yang salah dan contoh soalnya. Tanyakan apakah anak bisa mendapat latihan tambahan atau perbaikan nilai. Kerja sama dengan sekolah membuat anak merasa semua orang berada di pihaknya.