
Panduan Kursus
Kursus Scratch Anak: Panduan Memilih Kelas yang Tepat untuk Usia 5-12 Tahun

Bayu Nugraha
Spesialis Coding Anak

Kursus Scratch anak adalah kelas coding visual berbasis blok yang mengajarkan logika pemrograman tanpa perlu mengetik sintaks — cocok untuk anak usia 5-12 tahun sebagai langkah pertama sebelum bahasa pemrograman teks seperti Python. Satu sesi biasanya berlangsung 60 menit. Kelas yang baik memakai guru bersertifikat, kelompok kecil maksimal 8 anak, dan proyek nyata yang bisa ditunjukkan, bukan sekadar video tutorial satu arah.
Algonova adalah platform kursus coding, matematika, AI, dan desain online untuk anak usia 5-17 tahun, dengan 600.000+ alumni di 90+ negara sejak 2016. Kelas berlangsung langsung dengan guru bersertifikat dalam grup kecil — bukan video rekaman. Rating orang tua rata-rata 4,9/5.
Artikel ini menjawab pertanyaan yang paling sering muncul saat orang tua mencari kursus Scratch: apa yang sebenarnya diajarkan, berapa lama satu kelas berlangsung, dan bagaimana membedakan kursus yang benar-benar bermutu dari yang sekadar ikut tren.
Apa yang diajarkan di kursus Scratch anak
Kursus Scratch mengajarkan anak menyusun perintah lewat blok warna yang diseret dan disusun, bukan menghafal kode teks. Anak belajar konsep inti pemrograman — urutan, loop, kondisi, variabel — lewat proyek yang terasa seperti bermain: membuat karakter melompat, menggambar pola dengan kura-kura digital, atau menyusun cerita interaktif dengan dialog.
Di Algonova, kurikulum Scratch dipecah jadi tahap yang naik bertahap sesuai usia:
| Tahap | Usia | Yang dikuasai |
|---|---|---|
| Scratch Jr | 5-6 tahun | Urutan langkah sederhana, sebab-akibat |
| Scratch penuh (dasar) | 7-9 tahun | Loop, event, animasi sederhana |
| Scratch penuh (lanjut) | 9-12 tahun | Variabel, kondisi, game dengan skor |

Selengkapnya soal apa itu Scratch dan kenapa dipilih sebagai platform pertama, kami membahasnya di Apa Itu Scratch? Panduan Coding Visual untuk Anak.


