Tanya Jawab

12 menit

Les Kelas 1 SD: Anak Perlu Les atau Tidak? Tanda dan Pilihannya

Dipublikasikan: 22.10.2026·Diperbarui: 22.10.2026
Nadia Rahmawati

Nadia Rahmawati

Tim Kurikulum Matematika Algonova

Les Kelas 1 SD: Anak Perlu Les atau Tidak? Tanda dan Pilihannya

Les kelas 1 SD tidak selalu perlu: kebanyakan anak kelas 1 cukup didampingi 15 menit sehari di rumah selama 4-6 minggu pertama. Les baru masuk akal kalau anak belum lancar membaca atau berhitung sampai 20 setelah satu semester, mulai takut berangkat sekolah karena merasa tertinggal, atau tidak ada orang dewasa yang bisa mendampingi. Kurikulum Merdeka menilai kelas 1 dan 2 sebagai satu fase, jadi anak punya waktu dua tahun.

Apa yang dipelajari anak di kelas 1 SD?

Anak kelas 1 SD belajar tiga kemampuan dasar sekaligus: membaca, menulis, dan berhitung, sambil membiasakan diri dengan jam sekolah, aturan kelas, dan guru baru. Bagi anak 6-7 tahun, lompatan dari TK yang banyak bermain ke SD yang lebih terstruktur inilah yang paling sering membuat orang tua cemas.

Isi belajar kelas 1 secara garis besar:

  • Membaca: dari mengenal huruf dan suku kata sampai membaca kalimat pendek. Bahasa Indonesia dieja hampir sama dengan bunyinya, jadi metode suku kata cocok untuk pemula.
  • Menulis: memegang pensil dengan nyaman, menulis huruf dan kata dengan rapi di buku bergaris.
  • Matematika: membilang sampai 20 lalu sampai 99, penjumlahan dan pengurangan sampai 20, mengenal bentuk, dan mengukur dengan satuan tidak baku seperti jengkal.

Dalam Kurikulum Merdeka, kelas 1 dan 2 berada di Fase A, dan capaian belajarnya dinilai untuk dua tahun sekaligus. Anak yang belum lancar di bulan ketiga belum tentu tertinggal. Rincian bab matematika ada di materi matematika kelas 1 SD.