Belajar Matematika

13 menit

Permainan Matematika Anak SD Kelas 1-3: 20 Game tanpa Aplikasi

Dipublikasikan: 29.10.2026·Diperbarui: 29.10.2026
Nadia Rahmawati

Nadia Rahmawati

Tim Kurikulum Matematika Algonova

Permainan Matematika Anak SD Kelas 1-3: 20 Game tanpa Aplikasi

Permainan matematika anak SD kelas 1-3 paling efektif kalau memakai benda di rumah: kartu, dadu, uang mainan, dan kancing. Artikel ini berisi 20 game tanpa aplikasi, dikelompokkan per kelas dan per materi: mengenal bilangan, penjumlahan, pengurangan, perkalian awal, dan uang. Setiap game butuh 10-15 menit dan bisa dimainkan bersama anak setelah sekolah.

Kenapa permainan membantu anak belajar matematika?

Permainan dapat membantu karena anak berlatih berhitung berulang kali tanpa merasa sedang diuji, dan permainan matematika anak yang singkat lebih mudah dijalankan setiap hari.

UNICEF Indonesia menyebut belajar lewat bermain sebagai salah satu cara terpenting bagi anak untuk membangun keterampilan. Dalam lokakarya orang tua di Kupang, kardus bekas dan kotak telur sudah cukup menjadi alat belajar. Jadi game matematika tanpa aplikasi pun tidak mustahil untuk direalisasikan, dan tidak perlu mainan yang mahal. IDAI mengingatkan agar mainan dipilih sesuai fase perkembangan anak, jadi permainan di bawah dibagi per kelas.

Siapkan satu kotak berisi kartu angka 1-10, dua dadu, kancing, sedotan, karet gelang, lakban, dan uang mainan. Semua permainan di bawah memakai isi di dalam kotak tersebut.

Ibu dan anak perempuan bermain kartu angka dan menghitung kancing di lantai ruang keluarga

7 permainan matematika anak kelas 1 SD

Untuk permainan matematika anak SD kelas 1, pilih yang sekaligus membuat anak berkenalan dengan bilangan sampai 100, dan tambah-kurang dengan benda yang bisa dipegang. Untuk anak usia 6-7 tahun, ada juga program matematika anak usia 6-7 tahun di Algonova.

1. Lompat Garis Bilangan

Bahan: lakban dan kertas angka 0-20.

  1. Tempel garis bilangan di lantai.
  2. Anak berdiri di satu angka, Anda menyebut perintah "maju 5 langkah" atau "mundur 3 langkah".
  3. Anak melangkah sesuai perintah dan menyebut angka tempat ia mendarat.

Melatih: penjumlahan dan pengurangan di garis bilangan.

Contoh soal: mulai dari 8, maju 5 langkah. Anak mendarat di 13.

2. Tebak dan Hitung Kancing

Bahan: kancing atau kacang, mangkuk.

  1. Ambil segenggam kancing, anak menebak jumlahnya.
  2. Ia menghitung satu per satu, lalu mencoba menghitung dengan melompat dua angka.
  3. Jika tebakan anak meleset 3 kancing atau kurang, ia mendapat satu poin.

Melatih: membilang dan menghitung dengan melompat dua angka.

Contoh soal: Ada 14 kancing. Jika dihitung dengan melompat dua angka, hasilnya 7 langkah atau 7 kelompok yang masing-masing berisi 2 kancing.

3. Adu Kartu Angka

Bahan: kartu angka 1-10.

  1. Bagi kartu sama rata, masing-masing membuka satu kartu.
  2. Pemain yang mendapat kartu dengan angka lebih besar mengambil kedua kartu.
  3. Pemenang menyebut selisih kedua angka.

Melatih: membandingkan bilangan dan mengurangi.

Contoh soal: kartu 7 melawan kartu 4. Selisihnya 3.

4. Pasangan Berjumlah Sepuluh

Bahan: kartu angka 1-9.

  1. Sebar kartu menghadap bawah, buka dua kartu bergantian.
  2. Kalau jumlahnya 10, anak menyimpan pasangan itu.
  3. Kalau tidak, kartu ditutup lagi. Pasangan terbanyak menang.

Melatih: pasangan bilangan yang berjumlah 10.

Contoh soal: kartu 6 berpasangan dengan 4, karena 6 + 4 = 10.

5. Penjumlahan dengan Dadu

Bahan: dua dadu, kertas skor.

  1. Anak melempar kedua dadu.
  2. Ia menyebut jumlah mata dadu dan menuliskannya.
  3. Setelah 5 lemparan, jumlahkan semua skor.

Melatih: penjumlahan sampai 12 dan kelancaran menghitung.

Contoh soal: dadu menunjukkan 5 dan 4. Jumlahnya 9.

6. Warung Kancing

Bahan: 10 kancing sebagai uang.

  1. Anda menjadi penjual dan menyebut harga jajanan dalam satuan kancing.
  2. Anak membayar dengan kancingnya.
  3. Ia menyebut berapa kancing yang tersisa.

Melatih: pengurangan dalam soal cerita.

Contoh soal: punya 10 kancing, membeli permen seharga 3 kancing. Sisanya 7 kancing.

7. Tebak Bilangan Rahasia

Bahan: kertas dan pensil.

  1. Tulis diam-diam satu bilangan antara 1 dan 100.
  2. Anak menebak, Anda menjawab "lebih besar" atau "lebih kecil".
  3. Tukar peran setelah bilangan tertebak.

Melatih: urutan bilangan sampai 100 dan perbandingan.

Contoh soal: petunjuk "lebih dari 60, kurang dari 65, satuannya 3". Bilangannya 63.