Belajar Matematika

11 menit

Cara Mengajarkan Penjumlahan dan Pengurangan pada Anak SD Kelas 1-2

Dipublikasikan: 20.10.2026·Diperbarui: 20.10.2026
Nadia Rahmawati

Nadia Rahmawati

Tim Kurikulum Matematika Algonova

Cara Mengajarkan Penjumlahan dan Pengurangan pada Anak SD Kelas 1-2

Cara mengajarkan penjumlahan dan pengurangan pada anak SD kelas 1-2 yang paling mudah diikuti adalah tiga tahap: benda nyata, gambar atau garis bilangan, baru angka. Mulai dari bilangan kecil dengan kelereng atau sendok, lanjut ke trik menggenapkan ke 10, lalu pelajari nilai tempat untuk menyimpan dan meminjam. Cukup 10 menit sehari, yang penting rutin dan tanpa dimarahi saat salah.

Tiga tahap: benda nyata, gambar, lalu angka

Anak kelas 1-2 paling cepat paham kalau belajar dalam urutan tetap: memegang benda, melihat gambar, baru menulis angka.

Banyak orang tua langsung membuka buku soal, lalu anak menghafal "7 + 5 = 12" tanpa tahu dari mana angka 12 muncul. Dokumen Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase A di platform belajar.id juga menyusun kelas 1 dengan cara itu: anak menghitung dengan benda dulu, lambang + dan = menyusul kemudian.

TahapAlatContoh 6 + 3Naik tahap kalau
1. Benda nyataKelereng, sendok, kancingAmbil 6 kelereng, tambah 3, hitung semuanyaAnak bisa melakukannya sendiri tanpa dibantu
2. GambarGambar titik, garis bilanganGambar 6 lingkaran dan 3 lingkaran, hitung5 soal berturut-turut benar
3. AngkaKertas dan pensilTulis 6 + 3 = 9Anak bisa menjelaskan caranya dengan kata-kata

Patokan sederhana: kalau anak salah dua kali berturut-turut di satu tahap, turun satu tahap dulu. Turun tahap itu wajar, pondasinya memang perlu dipadatkan dulu.

Orang tua dan anak kelas 1 SD berhitung dengan kelereng dalam dua gelas di meja makan

Penjumlahan sampai 10: kenali pasangan bilangan

Penjumlahan sampai 10 jadi mudah kalau anak hafal "pasangan bilangan": dua angka yang bersama-sama membentuk angka tertentu, misalnya 10 = 3 + 7.

Siapkan 10 kelereng dan dua gelas. Minta anak membagi kelereng ke dalam gelas dengan semua cara yang ia temukan: 1 dan 9, 2 dan 8, 3 dan 7, 4 dan 6, 5 dan 5. Setelah itu tulis hasilnya berdampingan. Anak akan melihat sendiri bahwa 3 + 7 dan 7 + 3 hasilnya sama.

Trik kedua untuk soal seperti 2 + 7: mulai dari angka yang lebih besar. Anak cukup menyebut "tujuh, delapan, sembilan", bukan menghitung dari satu. Cara ini hemat waktu dan mengurangi salah hitung.