Algoritma Adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Contoh
Dipublikasikan: 21.06.2026·Diperbarui: 22.07.2026
Rina Kusuma
Senior Coding Instructor
Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Istilah ini bukan hanya milik dunia komputer — resep masakan, petunjuk arah, dan cara merakit lemari pun adalah algoritma.
Kata "algoritma" berasal dari nama matematikawan Persia abad ke-9, Al-Khawarizmi. Dalam dunia pemrograman, algoritma adalah inti dari setiap program: sebelum menulis kode, programmer merancang algoritma terlebih dahulu.
Pengertian Algoritma Secara Sederhana
Bayangkan kamu menjelaskan cara membuat teh kepada robot:
Didihkan air
Masukkan teh ke dalam gelas
Tuang air panas
Tambahkan gula, lalu aduk
Urutan ini adalah algoritma — langkah jelas dan berurutan yang menghasilkan secangkir teh. Komputer bekerja sama persis: ia butuh instruksi yang runtut dan tidak ambigu.
Tiga komponen dasar algoritma:
Input: data atau kondisi awal (air, teh, gula)
Proses: langkah-langkah yang dikerjakan (didihkan, tuang, aduk)
Output: hasil akhir (secangkir teh)
Ciri-Ciri Algoritma yang Baik
Menurut Donald Knuth, ilmuwan komputer terkenal, algoritma yang baik punya lima ciri:
Finiteness (berhingga): harus berhenti setelah sejumlah langkah, tidak berputar selamanya.
Definiteness (pasti): setiap langkah jelas dan tidak ambigu.
Input: memiliki nol atau lebih masukan.
Output: menghasilkan minimal satu keluaran.
Effectiveness (efektif): setiap langkah bisa dikerjakan dan masuk akal.
Contoh Algoritma Sederhana
Contoh algoritma mencari bilangan terbesar dari tiga angka (a, b, c):
Anggap a adalah yang terbesar
Jika b lebih besar dari a, maka b yang terbesar
Jika c lebih besar dari yang terbesar saat ini, maka c yang terbesar
Tampilkan bilangan terbesar
Untuk angka 5, 9, 7 → hasilnya 9. Logika sederhana seperti ini adalah dasar dari banyak program komputer, mulai dari game sampai aplikasi belanja.
Cara Menyajikan Algoritma
Algoritma bisa ditulis dalam tiga bentuk yang umum dipakai:
Bentuk
Penjelasan
Cocok untuk
Bahasa natural
Langkah ditulis dengan kalimat biasa
Pemula, penjelasan awal
Flowchart
Diagram alur dengan simbol dan panah
Visualisasi logika
Pseudocode
Kode semu mirip bahasa pemrograman
Persiapan menulis kode
Flowchart menggunakan simbol standar: oval untuk mulai/selesai, persegi panjang untuk proses, dan belah ketupat untuk pengambilan keputusan (kondisi ya/tidak).
Untuk anak yang baru belajar, bahasa natural dan flowchart paling mudah dipahami sebelum masuk ke pseudocode dan kode sungguhan. Inilah mengapa platform seperti Scratch memakai blok visual — anak menyusun algoritma tanpa perlu mengetik kode rumit.
Algoritma mengajarkan anak satu hal berharga: masalah sebesar apa pun bisa diselesaikan jika dipecah menjadi langkah-langkah kecil yang jelas.
Dalam coding, hampir semua program adalah penerapan algoritma. Tiga pola algoritma paling dasar:
Sekuensial (urutan): langkah dijalankan satu per satu dari atas ke bawah.
Percabangan (kondisi): program memilih jalur berbeda berdasarkan kondisi — misalnya "jika nilai ≥ 75, tampilkan 'Lulus'".
Perulangan (loop): langkah diulang beberapa kali — misalnya mencetak angka 1 sampai 10.
Contoh algoritma dengan perulangan dalam Python untuk mencetak angka 1–5:
for i in range(1, 6): print(i)
Komputer menjalankan algoritma ini dan menampilkan 1, 2, 3, 4, 5. Memahami algoritma membuat seseorang bisa berpindah antar bahasa pemrograman dengan mudah, karena logikanya sama.
Jenis-Jenis Algoritma
Jenis algoritma dikelompokkan berdasarkan cara kerjanya saat menyelesaikan masalah. Beberapa yang paling sering dipakai:
Algoritma pengurutan (sorting): menyusun data dari kecil ke besar, misalnya bubble sort dan quick sort.
Algoritma pencarian (searching): mencari satu data tertentu di dalam kumpulan data yang besar.
Mengapa Anak Perlu Belajar Algoritma
Belajar berpikir algoritmik melatih anak memecah masalah besar menjadi langkah kecil yang teratur — keterampilan yang berguna bukan hanya untuk coding, tapi juga matematika dan kehidupan sehari-hari.
Anak bisa mulai belajar algoritma tanpa komputer (disebut unplugged), misalnya dengan menuliskan langkah-langkah menyikat gigi atau membuat flowchart sederhana. Setelah itu, mereka bisa lanjut ke coding visual dengan Scratch.
Rangkuman
Algoritma adalah urutan langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah.
Tiga komponen: input, proses, output.
Disajikan dalam bahasa natural, flowchart, atau pseudocode.
Dalam coding, algoritma memakai pola sekuensial, percabangan, dan perulangan.
Berpikir algoritmik melatih logika anak — fondasi penting untuk coding dan matematika.
Ingin anak belajar berpikir logis lewat coding? Lihat pilihan kelas coding Algonova, atau langsung
Greedy: memilih pilihan yang paling menguntungkan di setiap langkah.
Divide and conquer: memecah masalah besar menjadi bagian kecil, menyelesaikannya satu per satu, lalu menggabungkan hasilnya.
Rekursif: fungsi yang memanggil dirinya sendiri sampai kondisi berhenti tercapai.
Untuk anak, jenis algoritma ini cukup dikenalkan lewat contoh sederhana seperti mengurutkan kartu angka dari kecil ke besar atau mencari nama teman di daftar absen kelas.
coba kelas coding gratis
selama 60 menit tanpa biaya.
Pertanyaan Umum
Apakah Algonova mengajarkan coding untuk anak SD, SMP, dan SMA?
Ya, Algonova Indonesia punya program coding lengkap untuk anak usia 5 sampai 17 tahun, dari TK sampai SMA. Program dibagi menjadi tiga jalur sesuai usia: Little Coders untuk 5 sampai 7 tahun dengan coding visual berbasis blok, Junior Coders untuk 8 sampai 12 tahun dengan Scratch dan dasar logika pemrograman, serta Teen Coders untuk 13 sampai 17 tahun dengan Python dan pengembangan game.
Semua kelas online live bersama guru bersertifikat dalam kelompok kecil hingga 10 siswa. Anak membuat proyek nyata sejak pertemuan pertama, bukan sekadar menghafal sintaks. Algonova sudah meluluskan lebih dari 1.000.000 siswa di 97 negara sejak 2016.
Apakah ada kelas percobaan gratis untuk les coding anak?
Ya, untuk jalur coding Algonova Indonesia memberikan master class gratis selama 60 menit, tanpa komitmen apapun. Tidak perlu kartu kredit dan tidak ada langganan otomatis setelahnya. Perlu dicatat: 60 menit ini adalah master class perkenalan, bukan kelas reguler. Kelas coding reguler berdurasi 90 menit.
Dalam master class, anak bekerja langsung dengan guru bersertifikat, mencoba platform belajar online, dan menyelesaikan proyek kecil pertamanya sesuai usia.
Setelah sesi, orang tua menerima rekomendasi jalur belajar personal beserta penjelasan transparan tentang program, jadwal, dan biaya mulai Rp 102.000 per pertemuan. Untuk memesan, isi formulir di halaman website.
Berapa siswa dalam satu kelas coding di Algonova?
Kelas coding di Algonova Indonesia tersedia dalam tiga format: Privat dengan satu siswa satu guru, Mini grup 2 sampai 4 anak, dan Grup 6 sampai 10 anak dengan usia dan level yang serupa.
Format kelompok kecil dipilih karena di coding hambatan sering muncul pada baris kode yang sangat spesifik, dan anak butuh guru yang sempat melihat layarnya saat itu terjadi. Dalam format Mini, guru memeriksa layar setiap anak beberapa kali per sesi.
Format Privat paling intensif dan cocok untuk persiapan lomba, proyek mandiri, atau anak yang ingin melaju lebih cepat dari kelompoknya.
Berapa biaya les coding anak di Algonova Indonesia?
Les coding anak di Algonova Indonesia dimulai dari Rp 102.000 per pertemuan. Harga sudah termasuk sesi langsung bersama guru bersertifikat, materi belajar digital, akses platform online, dan sertifikat resmi setelah anak menyelesaikan setiap level program.
Tarif mulai dari ini sama untuk semua jenjang usia. Biaya final hanya tergantung format kelas, yaitu Privat, Mini, atau Grup, dan jumlah pertemuan per minggu. Grup adalah opsi paling hemat, sedangkan Privat lebih intensif.
Rincian harga lengkap disampaikan setelah master class gratis dan sebelum pendaftaran resmi, tanpa biaya kejutan. Untuk mendapatkan penawaran, isi formulir di halaman website.
Apakah les coding tersedia online sepenuhnya?
Ya, semua program coding Algonova Indonesia berjalan online penuh dengan sesi langsung bersama guru bersertifikat, bukan video rekaman. Anak belajar real time dalam kelompok kecil, dengan tanya jawab langsung dan kode yang ditulis bersama guru selama kelas berlangsung.
Untuk mengikuti kelas, anak butuh komputer atau laptop dengan kamera, koneksi internet stabil, dan headset. Platform Algonova berjalan langsung di browser, jadi tidak perlu instalasi software khusus dan tidak butuh komputer mahal.
Karena semua kelas online, keluarga di kota manapun di Indonesia bisa ikut dan mudah menyesuaikan jadwal belajar dengan sekolah.
Apa yang membuat les coding Algonova efektif untuk anak Indonesia?
Tiga hal membuat les coding Algonova efektif untuk anak Indonesia: pembelajaran berbasis proyek, jalur belajar bertingkat, dan kelompok kecil.
Setiap pertemuan menghasilkan sesuatu yang bisa dijalankan dan ditunjukkan ke orang tua, sehingga motivasi anak bertahan lebih lama daripada belajar teori saja. Jalur belajar naik bertahap dari coding visual berbasis blok sampai Python, jadi anak tidak melompat ke bahasa teks sebelum logikanya matang.
Kelompok kecil hingga 10 siswa memungkinkan guru menyesuaikan kecepatan: anak yang cepat mendapat tantangan tambahan, anak yang tersendat dibantu langsung di sesi yang sama. Materi juga selaras dengan masuknya koding dan kecerdasan artifisial ke kurikulum sekolah Indonesia.
Bagaimana jika anak saya belum pernah belajar coding sama sekali?
Tidak masalah, mayoritas siswa Algonova mulai dari nol tanpa pengalaman coding apapun. Setiap anak baru memulai dengan master class gratis, tempat guru melihat cara anak memecahkan masalah dan menentukan titik start yang tepat.
Anak usia 5 sampai 7 tahun mulai dari coding visual berbasis blok dan belum perlu bisa mengetik cepat. Anak yang lebih besar bisa mulai dari Scratch lalu naik ke Python saat logikanya sudah kuat. Yang dibutuhkan hanya kemampuan membaca dasar dan rasa penasaran.
Orang tua tidak perlu paham pemrograman untuk mendampingi, karena semua materi dan tugas dijelaskan langsung oleh guru di kelas.
Coworking Area, Gedung IT 6 Lantai Dasar, Nongsa Digital Park, Jalan Hang Lekiu, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, Indonesia
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Whatsapp Ditjen PKTN: 0853-1111-1010
PT Algonova Indonesia Cerdas
Hak cipta dilindungi undang-undang 2026